Daewoo Securities Indonesia Embun Pagi (Oct 5, 2016)
Research Team (research@dwsec-id.com)
Market Comment by Dang Maulida (dangmaulida@dwsec-id.com)
IHSG diperkirakan akan konsolidasi hari ini untuk diperdagangkan dalam kisaran sempit 5,445pts-5,500pts (kemarin ditutup di 5,472pts). pasar ekuitas di Indonesia diharapkan akan senang dengan indikator makro yang stabil dengan USD/IDR masih di bawah IDR13,000 dan tingkat inflasi September yang jinak ini di 3,07% YoY. Sementara itu, di headline hari ini, pemerintah sedang serius memantau harga cabai merah, panen komoditi yang berpotensi terganggu oleh peristiwa La Nina. Sudah terjadi di Indonesia saat ini "musim panas yang basah" dimana menurut lembaga Meteorologi negara (BMKG), tahun ini hanya 26% dari wilayah Indonesia mengalami musim panas yang normal. situasi musim panas yang basah menurunkan hasil panen cabai dan bawang merah sebesar c.50%.
Market Indicator
JCI: 5,472.32 (+0.15%)
EIDO: 26.39 (-2.26%)
DJIA: 18,168.45 (-0.47%)
FTSE100: 7,074.34 (+1.30%)
USD/IDR: 12,978 (-0.04%)
10yr GB yield: 7.00% (-2bps)
Oil Price: 48.69 (-0.25%)
Foreign net purchase: -IDR180.9bn
Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: TLKM, ASII, SMGR, GGRM, AKRA
TOP SELL: BMRI, WSBP, CPIN, MYRX, ADRO
Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
ANTM, WSBP, TLKM, ASII, BBCA
Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com)
*IHSG: hari ini cenderung naik dalam kisaran terbatas. Perkiraan trading range hari ini 5,445-5,500. Kenaikan indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized saat masih masih cenderung terlihat dengan dukungan volume tembus rata-rata.
*ASII: trading buy, trading range hari ini 8,400-8,825. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized masih cenderung naik dengan volume sekitar rata-rata, sehingga diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat.
*DILD: buy on weakness, trading range hari ini 565-600. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized akan menguji support trendline dengan volume tembus rata-rata, sehingga diperkirakan potensi koreksi masih terlihat namun sudah terbatas.
*SMBR: trading buy, trading range hari ini 1,700-18,40. Indikator MFI Optimized dan indikator RSI Optimized masih cenderung naik, sehingga diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat.
Daewoo Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (utfi.humaya@dwsec-id.com)
*PMI konstruksi Inggris berada di 52,3 pada September vs. prediksi Factset 49
*IMF's Obstfeld: Kenaikan suku bunga Fed mungkin diperlukan dalam beberapa bulan ke depan
*WTON 0,0%. Hingga 3Q, kontrak baru Wika Beton mencapai Rp3 triliun, atau 69,76% dari target tahun ini.
*KRAS -4%. Harga rights issue KRAS maksimal Rp 565 per saham.
*SSIA 0,0%. Bidik tambahan landbank 400 hektar, SSIA kebut pembentukan JV.
*PLIN 0,0%. Plaza Indonesia siapkan Rp234 miliar untuk buyback saham dengan harga masimal Rp3.300 per saham.
*BCAP -3,7%. Februari, MNC lepas saham di Bank Banten.
*IBFN 0,0%. Intan Baruprana restrukturisasi pembiayaan Rp150,97 miliar.
*DNET 0,0%. Indoritel resmi lepas Nexsoft Rp 9 miliar.
Daily write up
Developers: The beauty of Batam by Franky Rivan (franky@dwsec-id.com)
-Menurut survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia, harga properti residensial di Batam telah naik 11,3% dalam setahun (vs Jabodetabek 1,3% vs gabungan 3,4%).
-Kami lihat jarak yang dekat dari Batam ke Singapura adalah alasan utama di balik harga properti Batam yang melonjak.
-Kami perkirakan akan ada c.IDR135bn land appreciation gain tahun depan dibukukan dari proyek Batam apabila APLN melakukan metode mark-to-market ke bukunya, yang kami lihat cukup besar.
-Kami perkirakan akan ada c.IDR876bn land appreciation gain tahun depan dibukukan dari proyek Batam apabila CTRA melakukan metode mark-to-market ke bukunya, yang kami juga lihat cukup besar.
<Market Headlines>
Penurunan gas industri ditetapkan November (Kontan)
Rumitnya struktur harga gas dalam negeri menghambat penurunan harga gas industri.
Industri kemasan menargetkan tumbuh 6% (Kontan)
Penopang permintaan industri kemasan tahun ini berasal dari segmen ritel terutama sektor usaha kecil dan menengah (UKM).
Wika Beton akan diversifikasi ke sector konstruksi dan jalan tol (Investor Daily)
PT Wijaya Karya Beton akan membentuk perusahaan patungan (JV) dengan salah satu perusahaan BUMN untuk diversifikasi ke sektor konstruksi dan operator jalan tol. Perusahaan ini sedang melakukan studi kelayakan untuk perusahaan patungan tersebut.
Harga pelaksanaan right issue KRAS Rp500/saham - IDR565/share (Investor Daily)
PT Krakatau Steel mengeluarkan saham baru melalui skema right issue dengan harga eksekusi di Rp500/saham - Rp565/saham. Saham baru akan dikeluarkan sebanyak 3,31-3,74 miliar lembar saham. Rasio right issue tersebut adalah 250.000 saham lama: 52.592 saham baru.
Data Nielsen bulan September menunjukkan bahwa RCTI membukukan audience share lebih tinggi secara MoM (Nielsen)
RCTI berhasil membukukan pangsa pemirsa prime time yang lebih tinggi sebesar 1,8%p ke 31,2% di September dari 29,4% pada bulan Agustus 2016. Sementara di sisi lain, pangsa pemirsa prime time SCTV sedikit menurun menjadi 10,4% di September dari sebelumnya 11,8% di Agustus 2016. Namun perlu dicatat bahwa Indosiar membukukan pangsa pasar pada jam tayang prime time yang lebih tinggi dari 12.4% di Agustus menjadi 13% di September.
(Kompas)
Pengampunan pajak: Peluang pada tahap II masih besar
Perbankan: Biaya operasional harus ditekan
(Bisnis Indonesia)
Pasar modal syariah: Benahi kualitas sumber daya insani
Kinerja emiten: Pemerintah minta GIAA lebih agresif
BUMN konstruksi: Menakar kekuatan fundamental WSKT
Tips trading buat hari ini, Rabu, tanggal 5 Oktober 2016 :
1. Kemarin IHSG dibuka open gap 5463-5475, namun setelah itu IHSG cenderung bergerak datar, artinya naik tipis dan tidak mampu naik lagi, bahkan dalam sesi kedua sudah menyerempet zona merah, walaupun IHSG akhirnya close naik +0.15%.
2. Dengan demikian maka IHSG valid belum mampu menembus level 5500, apalagi tidak ada dorongan value transaksi yang tinggi. Asing net buy sebesar 149M, dengan membeli saham TLKM, ASII, SMGR, GGRM, AKRA, dan asing melakukan net sell pada saham BMRI, HMSP, CPIN, MYRX, ADRO.
3. Kemarin hanya ada 3 sektor yang bermain dizona hijau yaitu sektor Aneka Industri, Consumer, dan Basic Industry, sedangkan sektor lainnya berada di zona merah, penurunan dipimpin oleh sektor Agri, Property dan Finance.
4. Subuh ini Dow ditutup turun -0.47%, namun EIDO -2.26%, so hari ini memberikan peluang IHSG untuk tampil merah kembali, dengan penurunan biasanya sekitar separonya dari EIDO, berarti IHSG kemungkinan turun sekitar 1% dan berkisar di area MA5 (5431).
5. Hal yang menarik hari ini adalah harga minyak dunia yang mendekati 50USD, dan harga coal yang masih menaik, namun harga GOLD malah anjlok gede turun jauh dibawah 1300USD/troy ons.
6. Sehingga masih bagus untuk saham-saham coal, sedangkan buat sektor lainnya nampaknya akan koreksi dulu.
Happy trading and always dicipline..
credit thx to angguntrader
________________
NongHyup Morning Brief Wed (5/10)
Laju IHSG masih dapat melanjutkan penguatannya namun, terlihat sudah mulai terbatas. Seperti biasanya ketika laju IHSG mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan sebelumnya lalu diikuti dengan adanya aksi profit taking. Pelemahan seiring respon pelaku pasar terhadap kondisi global sebelumnya yang cenderung melemah terutama setelah AS mempertimbangkan data ekonomi yang sempat turun untuk indeks Pembelian Manajer (PMI) Manufaktur AS. Namun demikian, masih menguatnya nilai tukar Rupiah cukup membantu bertahannya laju IHSG di zona hijau.
Sepanjang pergerakan, IHSG menguat dan diikuti laju Rupiah yang menguat. Sementara itu, asing kembali mencatatkan nett sel (dari nett buy Rp 492,37 miliar menjadi nett sell Rp 180,91 miliar).
IHSG Today (Est.5/10)
Support 5.431-5.453, Resisten 5.487-5.510
The last candlestick’s black spinning candle forming like bearish harami indication that bearish reversal of the existing price trend 79% of the time. Stochastic consolidating near overbought area at %K(74) and %D(71), RSI moving flast near overbought at level 68.9 and Signal line at 64.9, MACD still positive.
Meski menguat, kami melihat penguatan IHSG kemarin terbatas oleh aksi ambil untung oleh para pelaku pasar. Mengingat masih cukup banyak sentimen positif yang sebenarnya bisa mengantarkan IHSG ke level tertinggi dengan menguji batas resistan di 5.500. Penguatan yang signifikan pasca dirilisnya inflasi membuat laju IHSG kian terbatas pergerakannya meski masih bertahan di atas MA20. Meski dari dalam negeri tidak banyak sentimen negatif namun, adanya pelemahan di sejumlah bursa saham global dapat mengurangi potensi penguatan lanjutan. Tetap cermati dan waspadai sentimen yang ada.
Pertimbangan saham-saham a.l :
MDLN 364-386 | Longwhite candlestick indicating bullish reversal. Price traded above its MA5 | Trd buy slm bertahan di atas 370. SL 368
ARNA 580-645 | Hammer close to UBB indicating continue to bullish. CCI showing uptrend. | Trd buy slm bertahan di atas 590. SL 580
MPPA 1780-1910 | Ladder bottom indicating bullish breakaway. Price can passing MA5 | Trd buy slm bertahan di atas 1850. SL 1835
ASII 8500-8750 | Hammer go to close gap up 8650-8675 with passing MBB indicating bullish continuing | Trd Buy slm bertahan di atas 8550. SL 8500
ERAA 690-750 | Hanging man near of MBB with upreversal of stochastic indicating bullish reversal | Trd Buy slm bertahan di atas 710. SL 700
ANTM 780-880 | Inverted hammer candlestick indicating buying volume pushed down with downreversal of william’s R | Trd sell jika gagal bertahan di atas 820
BBTN 1920-2010 | Bullish harami can hold on MBB with upreversal of RSI | Trd Buy slm bertahan di atas 1970. SL 1960
________________
Mandiri Sekuritas Sector Update – Banking 10/3/2016
8M16 results: stabilizing NPL
- Diantara bank-bank, BMRI dan BTPN masih mencatatkan pertumbuhan laba yang negatif masing-masing -23% dan -8%, sementara BJBR dan BBNI mencatatkan pertumbuhan terbesar masing-masing 65% dan 30% y-y. Pada level pre-provisioning operating profit (PPOP), bank-bank menunjukkan pertumbuhan 17% y-y
- Pada basis bulanan, sebagian besar bank mencatatkan beban provisi lebih rendah di bulan Agustus, kecuali BMRI (berencana meningkatkan coverage ratio) dan BBCA (dari basis rendahnya di bulan Juli). Hal ini diyakini Mandiri Sekuritas sebagai tanda stabilisasi NPL
- Valuasi Sektor: NEUTRAL
_______________
Buana Capital on Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) 10/4/2016
The continuous pricing pressure
- Volume penjualan INTP pada periode 8M2016 menurun -1.6% YoY menjadi 10.3 juta ton. Penurunan penjualan perseroan dipengaruhi oleh penurunan volume penjualan pada pasar primer perseroan seperti Jawa dan Kalimantan yang menurun -4.5% YoY dan -11.4% YoY
- ASP INTP melanjutkan penurunan dikarenakan persaingan yang semakin sengit, terutama di daerah Jawa. Per 1H2016, ASP INTP telah turun -9.3% YoY menjadi Rp904,795/ton
- Valuasi: SELL dengan TP Rp14,475
(Disclaimer ON)
Belum ada tanggapan untuk "KUMPULAN REKOMENDASI RABU 5 OKT 2016"
Post a Comment