Daewoo Securities Indonesia Embun Pagi (Sept 30, 2016)
Research Team (research@dwsec-id.com)
Market Comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
IHSG diperkirakan akan diperdagangkan lebih tinggi menjelang quarter-end window dressing. Selanjutnya, perkembangan menggembirakan dalam negeri - seperti 1) program amnesti pajak yang berhasil (https://goo.gl/LEy8mI), 2) penguatan rupiah, 3) Rebound harga minyak - harus menjaga sentimen positif. Foreign investors net bought saham Indonesia senilai IDR938miliar, yang merupakan pembelian bersih tertinggi sejak 18 Agustus. Semalam, pasar global diperdagangkan di wilayah negatif, dipimpin oleh kesengsaraan Deutsche Bank. Sementara gerakan flight-to-safety dapat menghambat foreign investor flows ke Indonesia, kami berpendapat bahwa secara fundamental, Indonesia terisolasi dari kebisingan.
Market Indicator
JCI: 5,431.96 (+0.12%)
EIDO: 26.58 (-1.63%)
DJIA: 18,143.45 (-1.07%)
FTSE100: 6,919.42 (+1.02%)
USD/IDR: 12,972 (+0.12%)
10yr GB yield: 6.99% (+6bps)
Oil Price: 47.83 (+1.66%)
Foreign net purchase: IDR938.0bn
Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: TLKM, BBRI, LPPF, PWON, ICBP
TOP SELL: BMRI, ANTM, ADRO, INCO, LINK
Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
TLKM, BMRI, BBCA, PPRO, ANTM
Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com)
*IHSG: hari ini rawan koreksi. Perkiraan trading range hari ini 5,390-5,472. Kenaikan indikator MFI Optimized akan cenderung tertahan di resistance trendline unutk sementara dan indikator W%R Optimized saat masih akanmenguji support trendline dengan dukungan volume tembus rata-rata, sehingga diperkirakan potensi koreksi akan terllihat.
*PTBA: sell on strength, trading range hari ini 9,750-10,350. Indikator MFI terlihat belum konfirm sepenuhnya naik dan masih cenderung turun, sementara itu indikator W%R Optimized cenderung naik terbatas dengan volume tembus rata-rata, sehingga diperkirakan potensi kenaikan akan terbatas.
*MPPA: buy on waeakness, trading range hari ini 1,765-1,915. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized akan menguji support trendline dengan volume sekitar rata-rata, sehingga diperkirakan potensi koreksi masih terlihat.
*ADRO: sell on strength, trading range hari ini 1,215-1,315. Indikator MFI Optimized dan indicator W%R Optimized masih cenderung naik dengan volume tembus rata-rata sehingga diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat.
Daewoo Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (roger@dwsec-id.com)
*PDB kuartal dua dinaikkan menjadi 1,4% dari 1,1%
*Klaim pengangguran naik tipis menjadi 254.000
*KRAS +3.03% . Anak Perusahaan KRAS, Krakatau Daya Listrik garap dua PLTU di Banten.
*TAXI +5.29%. Pangsa pasar turun, PEFINDO turunkan rating TAXI.
*MAPI -0.21%. Pefindo Beri Peringkat IdAA- Untuk Mitra Adiperkasa (MAPI).
*BSDE -0.45%. Anak usaha BSDE akan tender offer obligasi senior USD225 juta.
*GGRM -1.72%. Jumat, kenaikan tariff cukai tembakau diumumkan.
*TLKM +0.94%. Network Sharing Rugikan BUMN Telekomunikasi.
*TRUB. Pendapatan Truba Alam hingga Juni 2016 hanya Rp 4.25 miliar.
Daily write up
Automotive: Jump in car sales in August by Dang Maulida (dangmaulida@dwsec-id.com)
-Penjualan mobil domestik pada bulan Agustus tumbuh 53,8% MoM untuk 96.294 unit, tinggi tahun ini. Tahunan, penjualan mobil kumulatif Januari-Agustus tahun ini sebesar 691.000 unit dibandingkan 671.000 unit pada periode yang sama tahun lalu (+ 2,9% YoY). Meskipun pertumbuhan YoY 2,9% terlihat tidak signifikan, tingkat pertumbuhan bulanan cukup menggembirakan.
-Kami pikir upaya intensif pemerintah sejak tahun lalu untuk meningkatkan perekonomian sedang tercermin dalam penjualan mobil. Di antara upaya itu, pemerintah meluncurkan paket ekonomi No.1 pada bulan September 2015, meluncurkan total delapan paket stimulus pada akhir tahun, kemudian lima lagi tahun ini. Pada saat yang sama, bank sentral Indonesia secara hati-hati mulai melonggarkan kebijakan moneter dari Februari 2015, menurunkan suku bunga acuan sebesar 25bps akhir tahun. Tahun ini, bank sentral telah memangkas suku bunga acuan sebesar 125bps, dengan patokan tujuh hari membalikkan repo rate saat ini berdiri di 5,00%.
-Dengan permintaan meningkat, dan dengan kapasitas industri saat ini terpasang unit c.2juta unita, kita berpikir era pertumbuhan penjualan mobil double-digit dalam jangka menengah, dapat dicapai kembali. Selain itu, program pengampunan pajak yang sukses akan menjadi bonus yang signifikan yang akan mendukung industri dalam jangka menengah. ASII adalah salah satu saham yang tercatat di BEI yang layak mendapat perhatian investor.
Daewoo Securities Indonesia
Strategy: The dynamics of US election on Indonesia by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com) and Giovanni Dustin (giovanni@dwsec-id.com)
(Sep 29, 2016)
- Deciding the “less insufferable” - Both candidates from Republican Party (Donald Trump) and Democratic Party (Hilary Clinton) seem to be disliked by many voters. Trump has raised controversies related to his stances on a number of issues, while Hilary has also raised controversies on her use of private emails and personal health problems.
- Who is likely to win? According to the latest poll (September 27) Clinton leads Trump with an approval rate of 45.7% (Clinton) vs. 43.4% (Trump). Despite the fact that CNN Polls result shows Clinton won the first round (62% vs. 27%), experts have equally argued that the first debate was a close call.
- US protectionist trade policies and its impact on Indonesia - Both Clinton and Trump have moderate to extreme protectionist stance in their trade policies. In order to reduce the trade deficit, our conclusion is that whoever is elected the new President of USA, the impact on the already-weak world trade (including Indonesia trade) is likely to be negative.However, given Indonesia is at the lower end of the spectrum, in terms of trade and balance with US, Indonesia will not be the top priority fix for the new President, in our view.
- It is all about predictability - The relevant question to address is not ‘who wins the Presidential election’, but rather, ‘who is more predictable'.
(See https://goo.gl/CSXNF3)
<Market Headlines>
AKRA bidik IDR800bn dari JIIPE (Kontan)
AKRA menargetkan penjualan lahan di kawasan industri yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur ini bisa mencapai 40ha.
EXCL targetkan kenaikan data (Kontan)
EXCL berharap kontribusi pendapatan bisnis data naik di atas 50% terhadap total pendapatan perusahaan itu.
PP dan Asuransi Jiwasraya kolaborasi dalam bisnis properti (Investor Daily)
PT PP Tbk (PTPP) telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan PT Asuransi Jiwasraya untuk mengelola tanah dan bangunan dari PT Asuransi Jiwasraya. Aset diperkirakan sebesar Rp7 triliun.
Visi Media mengurangi divestasi saham Intermedia (Investor Daily)
PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) melakukan pemotongan divestasi saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) dari 15% menjadi 7.5%. VIVA akan mendapatkan dana sebesar Rp939,04 miliar dari divestasi tersebut.
MPM Grup mendapat pinjaman USD131 juta (Investor Daily)
PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) melalui anak perusahaannya, yaitu PT Mitra Pinasthika Mustika Finance mendapat pinjaman sebesar USD131 juta. Perusahaan mendapatkan pinjaman ini dari delapan bank Jepang.
LRT mampu tingkatkan investasi property (Media Indonesia)
Keberadaan LRT Cawang bakal mendorong tumbuhnya investasi property di sekitar kawasan tersebut. Pada tahap pertama, ADHI membangun tiga lintasan (trase). Pertama koridor Cawang –Cibubur 14.3 km. Kedua koridor Cawang-Bekasi Timur sepanjang 18.3km.
(Bisnis Indonesia)
RAPBN 2017: Cadangan belanja naik
Pengumuman cukai: Kenaikan tarif di kisaran 8%-11%
Industri farmasi: Penundaan tender obat pengaruhi pertumbuhan
Peringkat utang perusahaan: Pefindo cermati sektor properti & komoditas
Proyeksi kinerja 2017: TPIA incar pendapatan USD2miliar
Bursa menguat: Pipeline IDR22,1triliun segera meluncur
Monetisasi: JSMR siapkan divestasi anak usaha
Produk DIRE: APLN kebut penjualan 2 hotel
Rencana akuisisi: PTPP seleksi 15 perusahaan energi
Kinerja prapenjualan: Saatnya BSDE tancap gas?
Permodalan bank: Terbitkan sukuk, BRI Syariah incar CAR 16%
Tips trading buat hari ini, Jumat, tanggal 30 September 2016 :
1. IHSG kemarin open gap up 5425-5442, selanjutnya naik hingga level 5474, namun pada sesi ke-2 terjadi aksi profit taking, sehingga IHSG ditutup hanya pada level 5431, artinya Close < Open, secara Tehnical bentuk candle seperti ini sangat jelek disaat IHSG hampir menyentuh ketinggian 5476.
2. So walaupun Pencapai tebusan Tax Amnesti malam ini mencapai 93 Trilyuns, namun berita tentang TA ini sudah price-in, dibutuhkan berita positif baru.
3. Faktor positifnya adalah asing net buy sebesar 520 Milyards, dengan membeli saham-saham TLKM, BBRI, LPPF, PWON, dan asing melakukan net sell pada saham BMRI, ANTM, ADRO, INCO.
4. Kemarin ada 3 sektor yang terkoreksi yaitu sektor consumer, Industri dasar dan Aneka Industri, sedangkan sektor yang naik paling tinggi adalah sektor Mining, Infrastruktur, Finance.
5. Subuh ini Dow ditutup turun -1.07% dan EIDO turun -1.63%, sehingga nampaknya hari ini IHSG masih akan terkoreksi lagi, untuk menguji level 5400.
6. Saham pilihan masih tetap banyak, dan IHSG masih tetap arah up trend, kecuali kalau IHSG turun dibawah 5335 kembali.
Happy trading and always dicipline..
credit thx to angguntrader..
_________________
Jumat, 30 September 2016
Valbury Asia Securities
VIEW MARKET
Prediksi IHSG;
Program pemerintah mengenai amnesti pajak kabarnya tercatat sebagi yang paling berhasil di dunia. Hal ini akan menjadi katalis positif bagi pasar. Menurut catatan dari Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA), bahwa deklarasi harta dan uang tebusan program amnesti pajak masing-masing Rp2.798 triliun dan Rp90,7 triliun per hari kemarin, ini merupakan angka capaian tertinggi di dunia. Di pihak lainnya juga memandang bahwa kebijakan amnesti pajak di Indonesia, diyakini sebagai salah satu program terbaik dalam sejarah dunia terkait fiskal. Indikatornya bisa dilihat dari tingginya antusiasme peserta, jumlah tebusan dan total deklarasi repatriasi, atau dana luar negeri yang tercatat di program amnesty pajak. Program amnesti pajak yang di lakukan pemerintah Indonesia adalah pertama kali dalam sejarah dunia tertinggi. Amnesti pajak tertinggi dalam aspek apapun, tebusannya, jumlah total deklarasi repatriasinya, kemudian juga kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sentimen lainnya dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) memperkirakan cadangan devisa Indonesia diperkirakan naik US$38 miliar hingga akhir 2017. Cadangan devisa bulan lalu US$113,5 miliar. Cadangan devisa hingga akhir tahun ini akan meningkat ke level US$114,9 miliar dan US$151,5 miliar di akhir tahun 2017. Sisi lainnya, BI memperkirakan penguatan rupiah akan terus berlanjut setelah mampu naik lebih dari 1% pekan ini, menyusul ekonomi Indonesia sedang pulih, serta baik untuk posisi fiskal dan mendorong ke arah lebih positif, Katalis bagi pasar, berupa sentimen dari program amnesti pajak yang dilakukan oleh pemerintah berhasil memposisikan tertinggi di dunia, ditambah dengan optimsme ekonomi Indonesia menurut BI yang tengah bagus, faktor domestik ini bisa menjadi dukungan bagi IHSG, ditengah potensi terjadi tekanan indeks saham Asia hari ini.
Perspektif tenikal
Support Level : 5418/5404/5375
Resistance Level : 5460/5488/5503
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
ADRO: Trading Buy
• Close 1280, TP 1305
• Boleh buy di level 1260-1280
• Resistance di 1305 & support di 1245
• Waspadai jika tembus di 1245
• Batasi resiko di 1235
ELSA: Trading Buy
• Close 472, TP 500
• Boleh buy di level 470-472
• Resistance di 500 & support di 450
• Waspadai jika tembus di 450
• Batasi resiko di 447
CPIN : Trading Buy
• Close 3660, TP 3760
• Boleh buy di level 3640-3660
• Resistance di 3760 & support di 3610
• Waspadai jika tembus di 3610
• Batasi resiko di 3590
HMSP: Trading Buy
• Close 4040, TP 4170
• Boleh buy di level 4020-4040
• Resistance di 4170 & support di 3970
• Waspadai jika tembus di 3970
• Batasi resiko di 3950
NIKL: Trading Buy
• Close 735, TP 775
• Boleh buy di level 625-735
• Resistance di 775 & support di 680
• Waspadai jika tembus di 680
• Batasi resiko di 660
EXCL: Trading Buy
• Close 2750, TP 2810
• Boleh buy di level 2730-2750
• Resistance di 2810 & support di 2640
• Waspadai jika tembus di 2640
• Batasi resiko di 2620
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
ISAT, INDY, NIKL, ROTI, CTRA, ACES, MPPA.
_________________
CIMB on Bank Negara Indonesia (BBNI) 9/27/2016
Clouded by sentiment
- 8M16 unaudited bank-only net profit BBNI meningat 30% yoy, tertinggi diantara 4 bank terbesar. Hal tersebut disebabkan oleh kuatnya pertumbuhan PPOP sebesar 11% yoy dan benign provisioning (flat yoy) pada 8M16
- Berdasarkan laporan media, BBNI berencana untuk menyalurkan kredit kepada VIVA (perusahaan media yang berhubungan dengan Bakrie) dan Eagle High Plantations. Selain itu, BBNI telah memberikan pinjaman tambahan sejumlah Rp1,54 triliun (US$114 juta) pada awal September
- Valuasi: ADD dengan TP Rp6,700
_________________
Sucorinvest on Garuda Indonesia (GIAA) 9/28/2016
Masih belum bisa tinggal landas
- Libur Lebaran dan sekolah tahun ini akan membantu meringankan tekanan pada kinerja lemah Garuda di 1H16. Namun Sucorinvest tidak melihat adanya laba bersih positif yang akan datang dari penerbangan non charter tahun ini melihat metrik operasional yang buruk dengan jatuhnya angka seat load factor sebesar 4.2pp ke 73.0pp hingga Agustus YoY
- Kompetisi di pasar domestik sangat sengit, dan menurut kami kompetisi ini akan terus berlanjut karena pangsa pasar domestik Garuda di 1H16 turun sebesar 3.9% YoY ke 40.5%. Pangsa pasar internasional telah turun 1.3% ke 26.3% YoY. Sebagai tambahan, penambahan armada ke 192 (dari 187 tahun lalu) terlihat akan merugikan kinerja Garuda lebih jauh tahun ini karena Garuda tidak mampu mengkapitalisasi ekspansi mereka menjadi pendapatan dan pangsa pasar tambahan
- Valuasi: SELL dengan TP Rp308
(Disclaimer ON)
Belum ada tanggapan untuk "KUMPULAN REKOMENDASI JUMAT 30.09.2016"
Post a Comment