085870110548 (line or WhatsApp) | Pin BBM : 5FD27F3D | email : faizal.zulmi@dwsec-id.com | For Offical Website of Daewoo Securities, please visit WWW.DWSEC-ID.COM

KUMPULAN REKOMENDASI KAMIS 6 OKT 2016

Tips trading buat hari ini, Kamis, tanggal 6 Oktober  2016 :

1. Kemarin IHSG sepanjang hari berada di zona merah, dimana dibuka gap down 5472-5457, selanjutnya turun hingga menyenteh level 5399, namun akhirnya ditutup diatas level 5400 kembali.

2. Penurunan IHSG ini ditopang oleh seluruh sektor yang bermain dizona merah, terutama sektor Aneka Industri , Mining dan Industri dasar, sedangkan sektor yang turun paling kecil adalah sektor Perdagangan dan Finance.

3. Posisi IHSG dimana sehari merah dan sehari hijau menandakan IHSG dalam tahap konsolidasi, dan secara tehnical dalam short term berpeluang koreksi, karena IHSG berada dalam kondisi jenuh beli dan dibutuhkan tenaga yang besar untuk mampu menembus angka psikologis 5500.

4. Subuh ini Dow ditutup naik +0.62% dan EIDO naik + 0.53%, sehingga memberikan peluang buat IHSG untuk berada dizona hijau kembali.

5. Harga minyak dunia masih menaik mendekati level 50 usd, so hari ini masih menarik untuk diperhatikan sektor mining terutama saham berbasic coal.

6. Saham BUMI kemarin dibuka dari suspendnya, dan BUMI langsung naik 13%, dan ditutup pada level 77. Secara tehnical BUMI layak buy, dengan catatan harus hati-hati, karena sewaktu-waktu bisa saja ada partai besar yang guyur, hal ini disebabkan karena Laba Operasioanl BUMI masih rugi 44 Milyards dan net profit masih rugi 548 Milyards Rupiah.

Happy trading and always dicipline..
credit thx to angguntrader..

________________

Kamis, 06 Oktober 2016
Valbury Asia Securities

VIEW MARKET 
Prediksi IHSG;
Presiden Bank Federal Reserve Chicago, Charles Evans berpendapat bahwa dapat menerima jika kenaikan suku bunga the Fed pada akhir tahun ini, dengan catatan jika data ekonomi AS terus positif, meskipun setiap kenaikan lebih lanjut akan diperlukan untuk melihat inflasi lebih tinggi. Sedangkan, Presiden Federal Reserve bagian Richmoond, Jeffrey Lacker mengusulkan agar bank sentral menaikkan suku bunga lebih awal untuk mencegah kenaikan laju inflasi yang nantinya dapat memaksa kenaikan yang lebih besar. Menurutnya, kenaikan lebih awal pada tingkat suku bunga mungkin akan memainkan peran penting dalam mempertahankan stabilitas laju inflasi dan ekspektasi inflasi. Perbedaan pendapat di kalangan para pejabat the Fed ini, dapat memicu kembali ketidakpastian atas kenaikan suku bunga AS. Hal ini bisa mengganggu laju pergerakan indeks global.
Jika melihat dari kondisi ekonomi global yang masih mengalami perlambatan kenaikan suku bunga the Fed masih dapat tertunda kembali pada pertemuan November mendatang. Bahkan International Monetary Fund (IMF) telah memperbarui proyeksi semi-tahunannya untuk perekonomian AS dan negara maju lainnya. Tentunya hal ini akan masuk dalam pertimbangan para pembuat kebijakan moneter AS dalam mengambil keptusannya mengenai suku bunga ini. Proyeksi pertumbuhan ekonomi AS tahun ini dipangkas dari prediksi pada bulan Juli yaitu pertumbuhan 2,2% menjadi 1,6%.
Kekhawatiran pasar akan pelebaran inflasi pada tahun 2016 mereda, setelah keputusan Kementerian ESDM membatalkan kenaikan harga Solar, setelah mempertimbangkan aspek ekonomi dan sosial masyarakat. Artinya inflasi tahun ini masih dapat terkendali, karena, harga solar akan dikaji kembali dalam waktu tiga bulan mendatang. Stabilitas ekonomi dari sisi inflasi yang terkendali, diharapkan sebagai katalis bagi pasar. Namun, akan dihadapi kondisi dari pasar eksternal yang kurang menguntungkan. Hal ini yang masih memberatkan laju bagi IHSG ke zona hijau pada perdagangan saham hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level : 5393/5366/5332
Resistance Level : 5454/5488/5515
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

INDF: Trading Buy
• Close 8900, TP 9175
• Boleh buy di level 8850-8900
• Resistance di 9175 & support di 8775
• Waspadai jika tembus di 8775
• Batasi resiko di 8725

ICBP: Trading Buy
• Close 9725, TP 9850
• Boleh buy di level  9675-9725
• Resistance di 9850 & support di 9550
• Waspadai jika tembus di 9550
• Batasi resiko di 9500

AALI : Trading Buy
• Close 15000, TP 15100
• Boleh buy di level  14925-15000
• Resistance di 15100 & support di 14925
• Waspadai jika tembus di 14925
• Batasi resiko di 14750

BMRI:  Trading Buy
• Close 11000, TP 11125
• Boleh buy di level  10925-11000
• Resistance di 11125 & support di 10925
• Waspadai jika tembus di 10925
• Batasi resiko di 10725

HMSP:  Trading Buy
• Close 4140, TP 4200
• Boleh buy di level  4070-4140
• Resistance di 4200 & support di 4070
• Waspadai jika tembus di 4070
• Batasi resiko di 3940

JPFA:  Trading Buy
• Close 1730, TP 1765
• Boleh buy di level  1685-1730
• Resistance di 1765 & support di 1685
• Waspadai jika tembus di 1685
• Batasi resiko di 1605

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
PTBA, ADRO, SMGR, GGRM, WIKA, ADHI.

________________

BCA Sekuritas Sector Update – Financial Sector 10/3/2016

3Q16 read-through from 8M16 results
- 8M16 aggregate earnings terhitung 65% dari perkiraan 2016F BCA Sekuritas, sedikit lebih baik vs 8M15 sebesar 63%, bank-bank besar memimpin (65% vs 63% pada 8M15) diikuti oleh bank-bank kecil (66% vs 68% pada 8M15). Diantara bank-bank besar, BBNI dan BBCA memimpin pertumbuhan laba, sementara BNGA dan BJBR menjadi yang terbaik diantara bank-bank kecil. Sehubungan dengan peroleh pada 8M15 – hanya BBTN (in line) dan BDMN (lebih rendah) yang tidak mencatatkan hasil yang lebih baik dari estimasi
- Loan/deposit meningkat MoM setelah turun pada bulan Juli 2016 di musim Lebaran. Namun, loan/deposit tumbuh 11.0%/6.3% YoY, turun dibanding Juli 2016 yang tercatat sebesar 11.7%/6.4%. Loan repayment menjadi alasan utama yang menyebabkan melemahnya pertumbuhan pinjaman (loan). Solidnya pertumbuhan pinjaman YTD dipimpin oleh BBNI dan BBRI untuk bank-bank besar, serta dengan BJBR dan BBTN untuk bank-bank kecil

- Valuasi sektor: Overweight

_____________

Samuel Sekuritas Sector Update – Poultry 10/4/2016

What to worry?

- Pemerintah, melalui Kementerian Pertanian, baru saja menetapkan batasan harga untuk beberapa tanaman, termasuk jagung (Rp3,150 per kilogram dengan kadar air 15%). Meskipun harga jagung di tingkat nasional sempat mencapai Rp4,300 per kilogram, namun untuk jangka panjang, Samuel memprediksiketersediaan pasokan jagung nasional akan cukup untuk memenuhi kebutuhan untuk industri pakan ternak, meskipun dibatasinya keran impor oleh pemerintah

- Untuk saat ini, harga ayam saat ini di pasar kembali turun (berada di kisaran harga Rp18,000 – Rp20,000 per kilogram), jika dibandingkan pada bulan Juli dan Agustus yang sempat menyentuh Rp28,000 per kilogram terutama pasca Lebaran. Menurut keterangan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, jumlah permintaan konsumen mampu meningkat sampai 20% berdekatan dengan momentum Lebaran

- Valuasi Sektor: Overweight

(Disclaimer ON)

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "KUMPULAN REKOMENDASI KAMIS 6 OKT 2016"

Post a Comment

Contact Us

  • faizal zulmi.,SE,Sy (Oficer Education Staff)
  • Daewoo Securities indonesia
  • kantor Cabang Pluit. jl.Pluit Sakti No.31.A Penjaringan Jakarta Utara
  • 085870110548 (line/whatsapp)
  • telegram.me/sahamcuan
  • grup facebook : Sahamcuan.com
  • fanpage facebook : Kissbee Sahamcuan.com
  • PIN BBM : 5FD27F3D
  • Email : faizal.zulmi@dwsec-id.com

Popular Posts