085870110548 (line or WhatsApp) | Pin BBM : 5FD27F3D | email : faizal.zulmi@dwsec-id.com | For Offical Website of Daewoo Securities, please visit WWW.DWSEC-ID.COM

KUMPULAN REKOMENDASI 19 OKT 2016

Tips trading buat hari ini, Rabu, tanggal 19 Oktober  2016 :

1. Subuh ini Dow naik +0.42% dan EIDO naik + 1.30%, berarti hari ini memberikan angin segar kembali buat IHSG melanjutkan kenaikannya sekaligus menguji level tertingginya 5482.

2. Harga coal naik +3.42%, sehingga masih memberikan peluang untuk saham-saham batu bara melanjutkan kenaikannya juga.

3. Asing melakukan net buy sebesar 455 Milyards, dengan membeli saham-saham BBCA, ASII, TLKM, BBRI, BMRI, BSDE, sedangkan asing net sell pada saham-saham BBNI, UNTR, PGAS, ITMG, HRUM.

4. Kemairn ada 3 sektor yang bermain di zona merah yaitu sektor infrastruktur, consumer dan mining, sedangkan sektor lainnya berada di zona hijau, dengan kenaikan dipimpin oleh sektor Aneka Industri, Indrustri dasar dan Agri.

5. Beberapa saham property kemarin mulai bangkit dari tidurnya yaitu saham ASRI, CTRA, BSDE, BEST, SSIA. dlsb.

6. Hati-hati buat pemegang saham AGRO, karena saham ini akan right isue, sehingga memberikan peluang untuk turun dulu, Harga tebus sekitar 130-175, dengan perbandingan 6698:2244, setiap 5960 saham baru mendapat waran 959, Cum 25-28 Nov 2016, dan perdagangan right pada tanggal 2-8 Desember 2016.

Happy trading and always dicipline...
by : angguntrader

________________

Rabu, 19 Oktober 2016
Valbury Asia Securities

VIEW MARKET 
Prediksi IHSG;
Perlambatan ekonomi global masih menjadi kecemasan pelaku pasar untuk investasi di aset berisiko ini. termasuk ekonomi Cina dan Amerika Serikat (AS). Ekonomi Cina diperkirakan masih melambat kendati pemerintah telah melonggarkan kebijakan. Konsensus analis yang digelar Reuters menunjukkan, ekonomi Cina diperkirakan tumbuh 6,6% di tahun ini dan sebesar 6,5% tahun 2017. Dampak ekonomi global juga masih menjadi ancaman bagi AS, The Fed menyebutkan produksi industri AS naik tipis pada September. lambat dari produksi industri secara keseluruhan pada September menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi AS di kuartal ketiga mungkin tidak sekuat seperti yang diperkirakan sebelumnya.

Sementara itu, kinerja neraca perdagangan Indonesia dipengaruhi oleh lemahnya permintaan global. Impor maupun ekspor September turun dari sisi nilai maupun volume. Volume impor turun 8,2% dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan volume ekspor turun 4,96% dibanding bulan sebelumnya. Namun jika dibandingkan September 2015, volume impor dan ekspor masih lebih tinggi 2,69% dan 5,81%. Penurunan impor terutama terjadi pada barang konsumsi, barang modal, dan bahan baku. Penurunan kinerja impor, khususnya impor bahan baku dan penolong menunjukkan kapasitas produksi industri pada bulan-bulan berikutnya. Ini menjadi sinyal bahwa kapasitas industri yang semakin lama semakin turun, menunjukkan perlambatan ekonomi selanjutnya.

Selain sentimen data ekonomi dari dalam negeri, pelaku pasar akan mengantisipasi laporan laba perusahaan kuartal III 2016. Ekspektasi dari kinerja emiten kuartal III 2016, diperkirakan akan lebih baik dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya. Sentimen laporan laba kuartal III 2016, diperkirakan menjadi katalis bagi pergerakan IHSG diakhir bulan Oktober ini. Kendati laporan laba perusahaan kuartal III 2016, menjadi salah satu dukungan bagi pergerakan IHSG. Namun, pergerakan IHSG lajunya terkendala oleh indeks saham Asia yang diperkirakan melemah hari ini. Pasar Asia waspadai rilis data GDP Cina hari ini, Tetapi jika data GDP Cina membaik, akan menjadi dorong bagi indeks Asia.

Perspektif tenikal
Support Level : 5420/5409/5396
Resistance Level :   5444/5457/5468
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up to down

TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :

ASII: Trading Buy
• Close 8475, TP 8750
• Boleh buy di level 8400-8475
• Resistance di 8750 & support di 8350
• Waspadai jika tembus di 8350
• Batasi resiko di 8300

AISA: Trading Buy
• Close 2180, TP 2230
• Boleh buy di level  2150-2180
• Resistance di 2230 & support di 2090
• Waspadai jika tembus di 2090
• Batasi resiko di 2070

SMBR : Trading Buy
• Close 1880, TP 1930
• Boleh buy di level  1860-1880
• Resistance di 1930 & support di 1775
• Waspadai jika tembus di 1775
• Batasi resiko di 1725

BJBR:  Trading Buy
• Close 1600, TP 1630
• Boleh buy di level  1580-1600
• Resistance di 1630 & support di 1580
• Waspadai jika tembus di 1580
• Batasi resiko di 1560

ASRI:  Trading Buy
• Close 468, TP 480
• Boleh buy di level  465-468
• Resistance di 480 & support di 450
• Waspadai jika tembus di 450
• Batasi resiko di 447

CTRA:  Trading Buy
• Close 1600, TP 1625
• Boleh buy di level  1585-1600
• Resistance di 1625 & support di 1555
• Waspadai jika tembus di 1555
• Batasi resiko di 1545

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
INCO, BSDE, KRAS, PWON, ADHI, ITMG, ADRO, HMSP

________________

Mandiri Sekuritas on Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur (BJTM) 10/14/2016

9M16 results: NPL reaching new heights
- BJTM melaporkan net income pada 9M16 sejumlah Rp837 miliar atau +20% YoY. Pada 3Q16, BJTM membukukan net income sejumlah Rp275 miliar, atau +60% YoY/+11% QoQ.
- NPL mencapai level tertingginya pada 4.9% di bulan September 2016 dibanding Juni 2016 pada level 4.6%. Perseroan memandang kenaikan NPL pada tiga segmen, yang tertinggi berasal dari SME segment dengan NPL ratio 12.4% pada September 2016 (dari 11.5% pada Juni 2016), diikuti oleh commercial segment 11.8% (dari 11.3% pada Juni 2016), dan consumer segment 0.89% (dari 0.85% di bulan Juni 2016)

- Valuasi: NEUTRAL dengan TP Rp550

_______________

CIMB on Arwana Citramulia (ARNA) 10/17/2016

9M16 results: first take
- 9M16 core net profit ARNA tercatat sejumlah Rp52 miliar (-20% yoy). Yang menjadi penyebab memburuknya kinerja laba 9M16 perseroan adalah: 1) pertumbuhan revenue 9M16 yang lebih rendah dari ekspektasi, yang membentuk hanya 61% dari perkiraan FY16 CIMB, dan 2) 9M16 gross margin yang dibawah ekspektasi yaitu 21% (vs. perkiraan CIMB 25%)
- Pemerintah bermaksud untuk menurunkan harga gas industri domestik untuk pengguna akhir dari US$9-US$10/mmBTU saat ini menjadi US$5-6/mmBTU. Hal tersebut lebih agresif dari target awal pemerintah yaitu target harga gas di hulu sebesar US$6/mmBTU, yang dapat diartikan menjadi US$7-8/mmBTU untuk pelanggan

- Valuasi: ADD dengan TP Rp770

(Disclaimer ON)

opening account di daewoo securities melalui saya. faizal zulmi,SE,Sy

fee transaksi kompetitif up to 0.1/02
more info add me on whatsapp 085870110548

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "KUMPULAN REKOMENDASI 19 OKT 2016"

Post a Comment

Contact Us

  • faizal zulmi.,SE,Sy (Oficer Education Staff)
  • Daewoo Securities indonesia
  • kantor Cabang Pluit. jl.Pluit Sakti No.31.A Penjaringan Jakarta Utara
  • 085870110548 (line/whatsapp)
  • telegram.me/sahamcuan
  • grup facebook : Sahamcuan.com
  • fanpage facebook : Kissbee Sahamcuan.com
  • PIN BBM : 5FD27F3D
  • Email : faizal.zulmi@dwsec-id.com

Popular Posts