AGENDA EMITEN & EKONOMI :
12 Oktober
AKKU-R StartTrading
- RUPS : GWSA, PSAB
GLOBAL Rabu, 12 Oktober
•AS akan menghasilkan data lowongan pekerjaan dan perubahan tenaga kerja, sementara itu Federal Reserve akan mempublikasikan risalah pertemuan kebijakan moneter terbaru.
•Selain itu, Presiden Fed New York Bill Dudley berpidato dengan Dewan Bisnis dari New York State pukul 19.00 WIB, sementara itu Presiden Fed Kota Kansas Esther George berpidato dalam Simposium Tahunan Pembayaran Federal Reserve Bank of Chicago pukul 20.40 WIB.
*•fenomena La Nina* diproyeksikan terjadi pada periode Oktober 2016 hingga Maret 2017 (Good For Coal Stock)
*•Antam* completes power plant construction at Pomalaa ferronickel project
*•UBS Indonesia Corporate Day 2016*, October 12, 2016 @Hongkong
*•Macquarie* Western Australia Forum, October 11 - 13, 2016 @Perth
*•WorldCoal* Overview of Particulate Handling Technology, 11 October 2016 - 13 October 2016 @Chatham Maritime, United Kingdom
13 Oktober
- RUPS : SRAJ
•EARNINGS SEASON BEGINS (Estimated)* :
2016 : BBNI
14 Oktober
- BI : Laporan Survei Perbankan Triwulan III 2016
- APIC-R StartTrading
- APIC-W StartTrading
- BMAS-R StartTrading
- RUPS : MCOR
•EARNINGS SEASON BEGINS (Estimated)* :
, 2016 : BJBR (Q3 2016 AM)
17 Oktober
- BI : Neraca Perdagangan Indonesia September 2016
- BI : Statistik Utang Luar Negeri Indonesia Agustus 2016
- RUPS : GREN, GTBO
,SRAJ-R EndTrading
•EARNINGS SEASON BEGINS (Estimated)* :
2016 : BTPN
(sumber : RTI, IPOT, Bloomberg, BI, BPS)
_________________
Rabu, 12 Oktober 2016
Valbury Asia Securities
VIEW MARKET
Prediksi IHSG;
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menandatangani Peraturan tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau. Melalui peraturan tersebut, Sri Mulyani memutuskan untuk menaikkan tarif cukai rokok rata-rata sebesar 10,54%. Berdasarkan peraturan, mulai 1 Januari 2017. Kenaikan tarif cukai akan mengurangi konsumsi porsi rokok oleh masyarakat, hal ini akan mengganggu pendapatan industri rokok. Meski permberlakuannya baru di laksanakan awal tahun depan, namun keluarnya kabar kenaikan cukai rokok ini bisa berdampak bagi kinerja sahamnya.
Pasar juga akan menyikapi pernyataan dari pejabatan the Fed mengenai arah kebijakan dari suku bunga yang selama ini masih memberikan ketidakpastian ke pasar. Seperti pendapat dari Presiden Federal Reserve bagian Chicago Charles Evans, bahwa tingkat suku bunga harus tetap rendah hingga laju inflasi inti bergerak naik lebih tinggi. Minutes pertemuan FOMC tanggal 20-21 September lalu akan dirilis pada hari Kamis.
Sedangkan kabar dari Eropa, keputusan Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit) memicu kekhawatiran atas ekonomi negara tersebut, dimana Inggris berisiko kehilangan hak tidak terbatas untuk menawarkan dan menjual jasa keuangan di Uni Eropa. Selama ini banyak bank investasi AS menggunakan cabangnya di London untuk akses ke pasar tunggal Uni Eropa. Dampak Brexit menjadi ancaman bukan saja terhadap ekonomi Inggris itu sendiri, tetapi gangguan bagi perekonomian kawasan Eropa.
Faktor ketidakpastian keputusan the Fed mengenai kenaikan suku bunga dan pandangan mengenai dampak brexit Inggris yang dapat mengganggu perekonomioan zona Eropa, serta kabar mengenai kenaikan cukai rokok, ditambah dengan kondisi pasar Asia sesi I di buka mixed diperkirakan IHSG berpeluang melemah hari ini
Perspektif tenikal
Support Level : 5356/5330/5315
Resistance Level : 5397/5412/5437
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
UNTR: Trading Buy
• Close 19450, TP 19675
• Boleh buy di level 19350-19450
• Resistance di 19675 & support di 19050
• Waspadai jika tembus di 19050
• Batasi resiko di 18950
ANTM: Trading Buy
• Close 830, TP 845
• Boleh buy di level 820-830
• Resistance di 845 & support di 800
• Waspadai jika tembus di 800
• Batasi resiko di 790
BDMN : Trading Buy
• Close 3960, TP 4010
• Boleh buy di level 3940-3960
• Resistance di 4010 & support di 3870
• Waspadai jika tembus di 3870
• Batasi resiko di 3850
BJTM: Trading Buy
• Close 550, TP 565
• Boleh buy di level 535-550
• Resistance di 565 & support di 535
• Waspadai jika tembus di 535
• Batasi resiko di 525
CTRA: Trading Buy
• Close 1540, TP 1555
• Boleh buy di level 1530-1540
• Resistance di 1555 & support di 1515
• Waspadai jika tembus di 1515
• Batasi resiko di 1500
SMRA: Trading Buy
• Close 1785, TP 1805
• Boleh buy di level 1770-1785
• Resistance di 1805 & support di 1740
• Waspadai jika tembus di 1740
• Batasi resiko di 1720
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
UNVR, BISI, ICBP, BBRI, ASII, INDF, GJTL, SMGR
_________________
CIMB on Pembangunan Perumahan (PTPP) 10/10/2016
A less volatile right issue
- Berita menunjukkan bahwa harga right issue PTPP akan berada di kisaran Rp2,480-Rp3,580 per saham. Hal ini menunjukkan 1.3-1.8 miliar saham baru akan diterbitkan, yang berarti setiap 2.7-3.9 saham lama berhak atas 1 saham baru. Hal tersebut menghasilkan total dana yang diperoleh sejumlah Rp4.41 triliun, yang sejumlah Rp2.25 triliun ditempatkan oleh pemerintah Indonesia untuk mempertahankan sahamnya
- Wakil Menteri BUMN mengatakan bahwa kisaran harga resmi right issue akan diumumkan antara 10-14 Oktober 2016. PTPP, bersama dengan BUMN lainnya, menerima persetujuan dari DPR komisi VI dan komisi XI masing-masing pada Agustus 2016 dan Oktober 2016, untuk melanjutkan pelaksanaan right issue. Pelaksanaan tersebut membutukan Regulasi Pemerintah sebagai langkah terakhir
- Valuasi: ADD dengan TP Rp5,850
_______________
Samuel Sekuritas on Ramayana Lestari Sentosa (RALS) 10/10/2016
Still optimistic
- Pada bulan September, RALS mencatatkan penjualan sebesar Rp449.6 miliar, sehingga total penjualan sepanjang 9M16 mencapai Rp5.2 triliun (9M15: Rp4.3 triliun), naik 22.5%YoY. Capaian yang baik pada level penjualan sepanjang periode 9M16 tersebut lebih didorong oleh membaiknya daya beli masyarakat Indonesia (seiring berangsur membaiknya perekonomian), berlangsungnya program KJP yang mampu mendongkrak performa penjualan di area Jakarta, serta perubahan strategi penjualan pada lini bisnis pakaian dan Supermarket
- Samuel Sekuritas masih optimis kinerja RALS lebih baik pada tahun depan, seiring dengan: 1) Positifnya outlook dari sektor komoditas, yakni CPO dan batu bara, yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat di luar Pulau Jawa, 2) Berlanjutnya perbaikan kinerja supermarket di bawah naungan label SPAR, 3) Realisasi penurunan harga BBM, yang juga dapat memberikan dampak positif untuk mengangkat discretionary spending konsumen, dan 4) Mayoritas barang – barang yang dijual berasal dari dalam negeri, sehingga terhindar dari pembatasan perluasan gerai oleh pemerintah serta volatilitas kurs
- Valuasi: BUY dengan TP Rp1,570
________________
Mandiri Sekuritas Sector Update – Plantation 10/11/2016
Sep-16 Malaysia CPO Stats: Rising up
- Persediaan CPO Malaysia sedikit meningkat menjadi 1.55 juta ton di bulan September 2016 (-41.4% YoY, +5.7% MoM) dari 1.46 juta ton di bulan Agustus 2016, berdasarkan data MPOB terbaru. Sementara di tengah kenaikan tersebut, inventory level saat ini masih dibawa psychological level 2.0 juta ton. Meningkatnya persediaan terutama disebabkan oleh angka ekspor yang dilaporkan melemah
- Malaysia membukukan produksi CPO sejumlah 1.72 juta ton pada September 2016 (-12.5% YoY, +0.8% MoM). Secara keseluruhan, produksi CPO mencapai 12.59 juta ton per 9M16 (-15.3% YoY). Ekspor CPO dilaporkan sejumlah 1.45 juta ton pada September 2016 (-13.7% YoY, -20.4% MoM). Turunnya ekspor dipimpin oleh China (+2.6% YoY, -33.9% MoM), Eropa (-24.5% YoY, -27.1% MoM), dan India (-26.6% YoY, -40.3% MoM). Secara keseluruhan, ekpor CPO mencapai 11.96 juta ton per 9M16 (-6.3% YoY)
- Valuasi Sektor: Overweight
(Disclaimer ON)
Belum ada tanggapan untuk "KUMPULAN REKOMENDASI RABU 12 OKT 2016"
Post a Comment