Daewoo Securities Indonesia Embun Pagi (Sept 19, 2016)
Research Team (research@dwsec-id.com)
Market Comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Menurut kami, pergerakan pasar akan cenderung lemah menjelang pertemuan FOMC (20 Sep ~ 21) dan pertemuan kebijakan moneter BoJ (20 Sep ~ 21). Mengingat ekspektasi pasar rendah untuk Fed untuk menaikan rate pada bulan September (probabilitas 20%), kami mengharapkan kelanjutan dari status quo. Selanjutnya, BoJ sedang memikirkan strategi moneter menjelang pertemuan hari Rabu. Kami tidak mengharapkan kejutan besar dalam pengambilan keputusan yang didukung oleh komentar Yomiuri yang BoJ bergeser jauh dari taktik kebijakan kejutan. Tapi di sini satu artikel untuk dipertimbangkan: harga Hamburger menjadi lebih murah di Jepang. #STOCK FOKUS: Sebuah saham lama terlupakan. saham TBIG baru-baru ini memecahkan 20DMA dengan lonjakan tajam dalam volume. Kami menemukan dua katalis di balik ini - 1) Perusahaan baru-baru ini meluncurkan Program IDR1.5tr pembelian kembali saham, serta 2) berat dalam FTSE All Caps Indeks baru-baru ini direvisi naik.
Market Indicator
JCI: 5,267.77 (+0.03%)
EIDO: 25.44 (-0.08%)
DJIA: 18,123.80 (-0.49%)
FTSE100: 6,710.28 (-0.30%)
USD/IDR: 13,155 (-0.15%)
10yr GB yield: 7.02% (+6bps)
Oil Price: 43.03 (-2.00%)
Foreign net purchase: -IDR140.3bn
Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BBCA, BMRI, ADHI, SMGR, BNGA
TOP SELL: ASII, UNVR, BBNI, JSMR, SMRA
Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
TLKM, BBCA, ASII, BBRI, BMRI
Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com)
*IHSG: Cenderung naik Perkiraan trading range hari ini 5,223-5,304. Indikator MFI optimized dan indikator W%R optimized saat ini cenderung tertahan untuk sementara dengan volume tembus rata-rata.
*BBTN: Buy on Weakness, trading range hari ini 1,915-2,010.
*GJTL: Trading buy, trading range hari ini 1,445-1,580.
*KLBF: Buy on Weakness, trading range hari ini 1,660-1,750.
Daewoo Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (utfi.humaya@dwsec-id.com)
*PTBA -0,5%. Hingga Agustus, PTBA produksi 11,3 juta ton batubara atau 43,8% dari target tahun ini.
*ANTM -2,3%. Pefindo turunkan peringkat Antam menjadi idBBB+ dari idA-.
*BBRI -0,4%. BRI terbitkan MTN Rp1,9 triliun dengan kupon tetap 7,4% per tahun.
*MAPI -0,9%. Mitra Adiperkasa perluas jaringan hingga Vietnam melalui anak usahanya, PT Mitra Adiperkasa Vietnam Company Limited.
*EXCL -0,3%. XL bangun jaringan broadband 900 MHz di luar Jawa.
*BRNA 0,0%. Berlina rights issue II sebesar Rp220,11 miliar dengan harga pelaksanaan Rp1.000 per lembar.
*BNII +0,6%. Maybank targetkan kredit ritel tumbuh dua digit di 2016 dan 2017.
*MPMX +0,7%. Mitra Pinasthika beri pinjaman ke anak usaha sebesar Rp131,2 miliar untuk pelunasan pinjaman.
Daily write up
TOTL: Prudent management strategy by Franky Rivan (franky@dwsec-id.com)
- Pencapaian kontrak baru TOTL di 1H16 cukup kuat di IDR2.127bn (naik 32,1% YoY vs IDR1.325bn di 1H15) meskipun marketing sales developers yang melemah dan kondisi oversupply property.
- Di pipeline, TOTL memiliki nilai kontrak IDR6,8tr yang akan ditandatangani. Menggunakan asumsi konservatif bahwa TOTL hanya akan menandatangani 30%, 25% dari nilai kontrak diakui tahun depan sebagai pendapatan, dan menggunakan rata-rata margin laba bersih 5 tahun sebesar 8,5%, kami memperkirakan TOTL bisa mendapat laba bersih tambahan sebesar IDR43.2bn di tahun 2017 dari kontrak di pipeline tersebut.
- Selama dekade terakhir, perusahaan mempertahankan posisi net cash, yang kami lihat sebagai strategi konservatif yang dilaksanakan manajemen.
- Menggabungkan marjin perusahaan yang baik, pencapaian kontrak baru yang kuat, dan biaya pendanaan yang rendah, kami percaya TOTL akan dapat terus membayarkan dividen yang baik. Dalam lima tahun terakhir, rata-rata dividend yield TOTL di 4,8%, yang kami lihat cukup besar dibandingkan dengan kompetitornya di IHSG.
<Market Headlines>
Adhi Karya akan merevisi target kontrak baru (Kontan)
Per Agustus 2016, ADHI mencatatkan perolehan kontrak baru sebesar IDR9.2tr atau 36.8% dari target tahun ini.
Puradelta menanti tambahan marketing sales 8.8ha (Kontan)
DMAS sedang menanti kesepakatan akhir penjualan lahan industry seluas 8.8ha di Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.
Akselerasi amnesti pajak tunjukkan hasil (Media Indonesia)
Minat warga negara Indonesia yang memiliki dana di Singapura mengikuti program amnesti pajak cukup besar. Akselerasi program itu juga sudah terlihat karena kenaikannya per dua hari sangat cepat. Wajib pajak besar mulai antusias mengikuti. Secara rata-rata, per orang mendeklarasikan IDR8,6 Miliar.
Proyek baru: CTRA bidik prapenjualan senilai IDR900miliar (Bisnis Indonesia)
CTRA bidik prapenjualan senilai IDR900miliar atas dua proyek yang akan diluncurkan.
MEDC rencana akuisisi blok gas milik ConocoPhillips (Bisnis Indonesia)
MEDC rencana akuisisi 40% saham blok gas milik ConocoPhillips di Natuna.
Tips trading buat hari ini, Senin, tanggal 19 September 2016 :
1.IHSG Jumat kemarin ternyata tidak segagah kenaikan hari Kamisnya yang mampu naik +2.3%, dan Jumatnya hanya naik 0.04% saja.
2.So apakah yang terjadi hari Kamis ini tehnical rebound atau memang rebound beneran? Kita liat dan berpatokan kepada MA5 saja, jika IHSG turun kembali dibawah MA5 yang saat ini di level 5235, mapa IHSG berrarti hanya tehnical rebound sesaat.
3.Asing jumat ini hanya melakukan net sell sebesar 222 Milyards dengan melakukan penjualan atas saham-saham ASII, UNVR, BBNI, JSMR, ADRO dan asing melakukan net buy atas saham-saham BBCA, BMRI, ADHi, SMGR, BNGA, PPRO.
4.Jumat kemarin ada 4 sektor yang berada di zona hijau yaitu sektor consumer, agri, tradem finance, dan ada 5 sektor yang berada dizona merah yaitu sektor aneka industri, infrastrukturm property, mining dan basic industri.
5.Jika kita lihat penutupan DOw jumat kemarin -0.48% dan EIDO -0.08%, sementara menjelang tanggal 20 kita juga harus hati-hati, jika DOw Fut hari ini tidak merah membara, berarti kemungkinan besar The Fed tidak akan menaikan suku bunga, sehingga aman buat bursa-bursa diseluruh Dunia, termasuk Indonesia.
Happy trading and always dicipline...
Credit thx to angguntrader
________________
NongHyup Daily Morning Brief Mon (19/9)
Setelah bergerak menguat hampir sepanjang sesi perdagangan sehari sebelumnya, laju IHSG hanya ditutup tipis di zona hijau di akhir pekan. Pelemahan disebabkan oleh adanya aksi profit taking memanfaatkan technical rebound yang terjadi pada IHSG sebelumnya. Pelaku pasar melihat, meski IHSG sempat bergerak menguat hingga 2% namun, adanya aksi jual (net sell) asing di hari tersebut membuat pelaku pasar lokal cenderung merealisasikan keuntungan jangka pendeknya di akhir pekan lalu. IHSG cenderung flat di pekan kemarin dimana para investor lebih memilih untuk wait and see jelang pertemuan para petinggi bank-bank sentral di minggu depan.
Sepanjang pergerakan, IHSG menguat dan diikuti laju Rupiah yang menguat. Sementara itu, asing mencatatkan nett sell. Asing tercatat terus melakukan aksi jual (dari nett sell Rp 521,21 miliar menjadi nett sell Rp 140,36 miliar).
IHSG Today (Est. 19/9)
Support 5.192-5.235, Resisten 5.304-5.339
The last candlestick’s black spinning candle forming like Bearish meeting lines indication that bullish continuation of the existing price trend 60% of the time. Stochastic showing upward movement at %K(40) and %D(21), RSI moving flat near oversold area in level 46.1 and Signal line at 36.1, MACD negative, but decrease of sell action
Secara teknikal, IHSG berpeluang cenderung melanjutkan pelemahan dengan asumsi tidak adanya perlawanan dari volume beli dan masih jualannya pelaku pasar asing. Kenaikan yang terjadi dalam 2 hari terakhir diasumsikan para pelaku pasar sebagai dead cat bounce dan berhasil menutup gap di area 5189-5212 dan 5269-5282. Adanya dana asing yang kembali keluar sebesar Rp 2 T di pekan lalu dan adanya pertemuan-pertemuan baik dari The Fed, BI hingga BoJ di pertengahan pekan membuat IHSG berpeluang cenderung bergerak flat di minggu depan. Tetap cermati sentiment yang ada.
Pertimbangan saham-saham a.l :
MPPA 1775-1900| White candlestickindicating bullish continuing. Price traded at MBB with volume still flat | Trd buy slm bertahan di atas 1775. SL 1770
ISSP 228-246 | Lower spinning on LBB. Stochastic plan to rise with the lower buy volume | Trd buy slm bertahan di atas 230. SL 228
RALS 1205-1295 | White marubozu indicating bullish continuing. Stochastic and RSI indicator trying to bounced back from oversold area | Trd buy slm bertahan di atas 1200. SL 1190
HMSP 3890-4120 | Hanging man passed MBB. RSI soaring with supported by the increase of william’s %R | TRd buy slm bertahan di atas 4040. SL 4020
WIKA 2760-2880 | Spinning candlestick indicating bullish reversal. Price still traded at LBB | Trd buy slm bertahan di atas 2750. SL 2740
RAJA 180-198 | Longwhite candlestick after spinning candlestick indicating bullish continuing. Price trying to bounced back from LBB | Trd buy slm bertahan di atas 180. SL 178
LINK 4700-4950 | Longwhite candlestick after black candlestick indicating bullish breakaway. Stochastic still goes up to overbought area | Trd Buy slm bertahan di atas 4700. SL 4680
________________
Samuel Sekuritas on Ultrajaya Milk Industry (ULTJ) 9/15/2016
Shall not be overlooked
- Kami memprediksi perusahaan mampu memacu volume penjualannya setidaknya sampai dengan tahun depan, seiring dengan lebih stabilnya daya ekonomi dan pulihnya daya beli masyarakat. Selain itu, kami menilai perusahaan lebih memiliki kematangan dalam menghadapi lonjakan permintaan, jika dibandingkan dengan para peternak sapi perah lokal, dikarenakan ULTJ yang memiliki economies of scale dan modal yang lebih besar. ULTJ akan membuka peternakan sapi baru di Sumatera, yang mulai beroperasi pada 2017 mendatang
- Sempat turun tajam sepanjang 1Q16 lalu, harga susu bubuk dunia naik perlahan – lahan semenjak awal 2Q16. Kenaikan tersebut turut menjadi fokus Samuel, mengingat susu bubuk merupakan komponen utama bagi bahan baku ULTJ. Samuel memperkirakan kenaikan tersebut masih terus berlanjut, mengingat beberapa negara produsen susu utama di dunia seperti Selandia Baru, mulai mengurangi produksinya, mengikuti kondisi oversupply pada periode sebelumnya
- Valuasi: BUY dengan TP Rp5,300
_______________
BCA Sekuritas Sector Initiation – Plantation 9/15/2016
No more sorrow
- Harga CPO diekspektasi akan mencapai MYR2,600/ton (+18.7% YoY) pada 2016F dan MYR2,700/ton (+38% YoY) pada 2017F. Terlepas dari La Nina pada 4Q16, BCA Sekuritas produksi minyak nabati global akan mencapai 179,3 juta ton (+1.25% YoY) dan 186,2 juta ton (+3.8% YoY), dengan produksi CPO global pada 2016 F dan 2017F masing-masing 60,9 juta ton (-0,7 juta ton, -1.2% YoY) dan 65,5 juta ton (+4.6 juta ton, +7.5% YoY)
- BCA Sekuritas perbaikan permintaan akan sejalan dengan pertumbuhan produksi dan harga CPO pada 2017F yang akan meningkat hingga MYR2,700/tpm (+3.8% YoY)
- Valuation: OVERWEIGHT
(Disclaimer ON)
Belum ada tanggapan untuk "KUMPULAN REKOMENDASI SENIN 19 SEPTEMBER 2016"
Post a Comment