Daewoo Securities Indonesia Investment Information Team: Street Voices
Roger (roger@dwsec-id.com )
Samuel on Summarecon Agung (SMRA) 9/22/2016
As Expected
- SMRA menurunkan target pre-sales menjadi Rp3.5 triliun dari Rp4.5 triliun mengingat pemulihan aktivitas penjualan produk properti masih belum terlihat hingga pertengahan tahun ini. Bahkan rata-rata kenaikan perolehan pre-sales dari beberapa emiten (YTD) baru hampir separuh dari target FY16E (sebelum revisi)
- Produk SMRA yang sebagian besar masuk kedalam segmen menengah dan menengah atas juga akan memberikan benefit saat dampak relaksasi LTV mulai terlihat secepatnya di akhir kuartal tahun ini
- Valuasi : BUY dengan TP Rp 1,750
BCA Sekuritas Sector Update – Cement 9/21/2016
Revival of the Industry
- Seiring dengan relaksasi LTV oleh bank sentral ( efektif Agustus 2016 ), akan memicu permintaan di sektor properti. Sekitar 70-75 % dari volume penjualan semen domestik merupakan kontribusi dari properti , atau sekitar 44-47 juta ton di 2016.
- Diperkirakan akan ada tambahan permintaan dari proyek proyek infrastruktur yang berimbas di tahun 2017 (pengembangan kota, sentral bisnis, dll). Saat ini, pemerintah berencana untuk melaksanakan 225 proyek infrastruktur hingga tahun 2019 (dengan biaya sekitar USD 433 miliar), termasuk 47 ruas jalan tol, 19 jalur kereta, 60 bendungan, and 1 juta proyek perumahan.
- Valuasi Sektor : Overweight
Tips trading buat hari ini, Senin, tanggal 27 September 2016 :
1. Pola candle hari Kamis gravestone doji batal, karena kemarin IHSG masih mampu melanjutkan kenaikannya dan tidak tutup gap, Pola gravestone doji baru valid kalau hari jumat kemarin dibuka open gap down selanjutnya menutup gap 5432-5382.
2. Oleh karena itu secara Tehnical IHSG kembali up trend kembali, ditambalah lagi MA5 berhasil cross up MA20, sehingga Close>MA5>MA20>MA50>MA200, sehingga perfect bullish kembali.
3. Namun syaratnya IHSG tidak boleh turun dibawh MA5 kembali, pentunan dibawah MA5 membuat IHSG kembali menjadi tidak perfect bullish.
4. Melihat pergerakan IHSG jumat kemarin, secara sektoran dipimpin oleh sektor basic industri, consumer, perdagangan, mining dan infrastruktur, sedangkan 4 sektor yang berada di zona merah yaitu sektor agri, finance, property dan Aneka Industri.
5. Melihat basic industri yang bergerak naik adalah sektor semen yaitu saham SMBR, INTP dan INTP, kecuali saham SMCB tidak ikutan naik, hal ini kemungkinan disebabkan karena perolehan nilai tebusan Tax Amnesty yang mendapat lebih dari 50 Trilyuns, menjelang beberapa hari lagi akhir periode ke-1 akan berakhir yaitu hingga tanggal 30 September 2016.
6. Jumat kemarin DOW ditutup -0.71% dan EIDO -1.39%, sehingga buat hari Senin ini lebih terbuka peluang untuk konsolidasi dengan arah koreksi, dan mungkin juga tutup gap dulu 5342-5382, So far IHSG masih kondusif ditambah oleh asing melakukan net buy sebesar hampir 300 Milyards.
7. Namun tetap hari-hati jika terjadi pembalikan arah, bagaimanapun juga IHSG saat ini sudah berada diketinggian kembali, yaitu mendekati level 5400.
Happy trading and always dicipline..
credit thx to angguntrader..
_________________
Senin, 26 September 2016
Valbury Asia Securities
VIEW MARKET
Prediksi IHSG;
Keputusan yang di ambil oleh otoritas moneter AS yang mempertahankan suku bunga the Fed dalam pertemuannya beberapa waktu lalu, selian mempertimbangan dari kondisi ekonomi global yang belum pulih, juga kondisi dari ekonomi Amerika Serikat (AS) itu sendiri yang belum stabil. Namun, keputusan yang diambil oleh the Fed tersebut mendorong pasar saham global bergerak positif. Jika melihat ekonomi AS teranyar memang belum menunjukan perbaikan atas ekonomi AS ini, seperti halnya Konsumen properti AS pada bulan lalu kembali mengurangi pembeliannya dengan asumsi adanya kenaikan harga seiring keterbatasan persediaan.
Di pihak lainnya ekonomi global masih memperlihatkan perlambatan, seperti tercermin dari Indeks pembelian sektor manufaktur, jasa dan bisnis zona euro tetap belum bergerak positif selama bulan September lalu, seperti yang tercermin oleh gabungan dari indeks pembelian tersebut (PMI) yang turun ke level terendah dalam 20 bulan terakhir.
Sentimen dari dalam negeri yang tetap menjadi perhatian pelaku pasar, mengenai perkembangan dari amnesti pajak. Uang tebusan dari hasil Program Amnesti Pajak per tanggal 25 September 2016 mencapai Rp 42,2 triliun yang berasal dari surat pernyataan harta yang dilaporkan. Peningkatan uang tebusan amnesty pajak ini, sebagai katalis positif bagi pasar. Dan setidaknya dalam pekan ini perkembangan dari tax amnesty dapat menjadi katalis bagi IHSG untuk kembali melanjutkan kenaikan di pekan ini. Mengingat sentiment amnesti pajak ini membawa apresiasi bagi IHSG pekan lalu.
Perspektif tenikal
SInyalemen pergerakan IHSG dari perspektif teknikal masih mengkonfirmasikan positif dari sejumlah indikator. Sinyal tersebut terkonfirmasi dari indikator MACD dan Stochastic yang mengisyaratkan pola positif bagi pergerakan IHSG dalam pekan ini. Demikian halnya sinyal dari MA5 dan MA20 konfimasinya positif bagi iHSG.
Support Level : 5367/5345/5334
Resistance Level : 5400/5411/5433
Major Trend : Up
Minor Trend : Up
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
SMGR: Trading Buy
• Close 10400, TP 10725
• Boleh buy di level 10300-10400
• Resistance di 10725 & support di 10225
• Waspadai jika tembus di 10225
• Batasi resiko di 10150
INTP: Trading Buy
• Close 18150, TP 18375
• Boleh buy di level 18000-18150
• Resistance di 18375 & support di 17675
• Waspadai jika tembus di 17675
• Batasi resiko di 17600
BDMN : Trading Buy
• Close 4000, TP 4030
• Boleh buy di level 3990-4000
• Resistance di 4030 & support di 3930
• Waspadai jika tembus di 3930
• Batasi resiko di 3910
ADRO: Trading Buy
• Close 1210, TP 1230
• Boleh buy di level 1190-1210
• Resistance di 1230 & support di 1190
• Waspadai jika tembus di 1190
• Batasi resiko di 1170
NRCA: Trading Buy
• Close 515, TP 530
• Boleh buy di level 500-515
• Resistance di 530 & support di 482
• Waspadai jika tembus di 482
• Batasi resiko di 480
SMBR: Trading Buy
• Close 1660, TP 1700
• Boleh buy di level 1640-1660
• Resistance di 1700 & support di 1600
• Waspadai jika tembus di 1600
• Batasi resiko di 1580
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
PTBA, ASII, INDF, WSKT, BBTN, ACST, BMTR, ISAT
_________________
NongHyup Daily Morning Brief Mon (26/9)
Laju IHSG dibuka melemah dari sebelumnya setelah terimbas adanya aksi profit taking di akhir pekan. Lalu, laju bursa saham Asia yang bergerak variatif di akhir pekan membuat laju IHSG cenderung bergerak terbatas. Meski begitu, katalis positif domestik kembali menghampiri dimana perpanjangan tax amnesty periode I resmi diperpanjang oleh Sri Mulyani menjadi bulan Desember untuk proses administrasi sehingga membuat laju IHSG mampu ditutup di zona hijau meski naik tipis. Tetapi, perlu diwaspadai dikarenakan IHSG belum menutupi gap nya di area 5.348-5.368 dan masih mampu bertahan di area MA 20 dan MA 45 nya.
Sepanjang pergerakan, IHSG menguat dan diikuti laju Rupiah yang menguat. Sementara itu, asing mencatatkan nett buy. Asing tercatat mulai melakukan aksi beli (dari nett sell Rp 229,52 miliar menjadi nett buy Rp 181,34 miliar).
IHSG Today (Est.26/9)
Support 5.318-5.353, Resisten 5.397-5.421
The last candlestick’s white hammer candle forming like bullish hammer indication that bullish continuation of the existing price trend 62% of the time. Stochastic consolidating in overbought area at %K(86) and %D(88), RSI also was touched in overbought line at level 69.7 and Signal line at 45.1, MACD positive
Sesuai dugaan kami, IHSG bergerak flat di akhir pekan setelah sehari sebelumnya meninggalkan gap di area 5348-5368. Meski begitu, selama IHSG mampu bertahan di atas area MA20 dan MA 45 nya di level 5.334-5.342, adanya potensi pembalikan arah masih berpeluang terjadi. Tetap cermati sentimen yang ada.
Pertimbangan saham-saham a.l :
BMTR 870-940| Spinning candlestick indicating bullish breakaway. RSI has formed goldencross supported by its volume.| Trd buy slm bertahan di atas 870. SL 860
BBKP 620-665| Inverted hammer indicating bullish reversal. Traded at LBB and below its MA5 dayline | Trd buy slm bertahan di atas 620. SL 610
SGRO 1930-2050 | White candlestick indicating bullish reversal. Traded at LBB and below its MA5 dayline| Trd buy slm bertahan di atas 1930. SL 1920
BDMN 3950-4140 | Dpuble White candlestick after dojiindicating bullish continuing. Price still maintain at MBB | Trd buy slm bertahan di atas 3950. SL 3940
AKRA 6700-6950 | Longwhite candlestick after doji indicating bullish reversal. Price traded at LBB and volume still flat | Trd Buy slm bertahan di atas 6700. SL 6650
UNVR 45500-46800 | Longwhite candlestick indicating bullish engulfing. Price has touched its MA20 dayline supported by its volume | Trd Buy slm bertahan di atas 45500. SL 44900
MLPL 390-420 | Inverted hammer indicating bullish reversal. Stochastic has formed goldencross in oversold area | Trd Buy slm bertahan di atas 390. SL 388
(Disclaimer ON)
Belum ada tanggapan untuk "KUMPULAN REKOMENDASI SAHAM SENIN 26 SEPT. 2016"
Post a Comment