#Tips trading buat hari ini, Kamis, tanggal 15 September 2016 :
1.Subuh ini Dow hanya turun tipis -0.18% dan IEDO -0.85%, berarti IHSG hari ini berpeluang turun tipis, namun tidak akan dalam, tetapi mungkin juga berpeluang untuk tehnical rebound.
2.Tekanan jual IHSG selama 3 hari berturut-turut, diikuti oleh asing jualan cukup signifikan juga, menyebabkan IHSG dalam 3 hari turun sekitar 300 point dari level 5400 hingga level 5100.
3.Apabila kita lihat chart IHSG dibawah ini, penurunan IHSG tepat pada garis fibonya 38.2%, 50% dan 61.8%, so jika rebound, maka akan terjadi resist pada level-level tsb, dan mentok pada level 5300, dan pada dekat-dekat situlah kesempatan untuk menjual seluruh portofolio, jika hendak out of market.
4.Tehnical rebound dapat dilihat dari beberapa indicator yaitu stochastic memasuki jenuh jual, dan Candlestick keluar dari garis bawah bolinger band.
5.Kemarin saya mucal curi-curi start, beberapa yang saya beli adalah PTPP, BEST dan JPFA, semoga sajalah jadi duit, walaupun kemarin saya beli dapat posisi yang cukup low juga, lumayan sudah dapat 3 % sih.
Happy trading and always dicipline..
credit thx to angguntrader
________________
##Kamis, 15 September 2016
Valbury Asia Securities
VIEW MARKET
Prediksi IHSG;
Pelaku pasar dalam negeri hari ini akan menyikapi rilis data ekonomi neraca perdagangan bulan Agustus yang diperkirakan mencatatkan surplus. Tentunya hal ini dapat menjadi katalis bagi pergerakan IHSG pada perdagangan saham hari ini. Bank Indonesia (BI) memprediksi neraca perdagangan Agustus 2016 akan surplus. Ekspor ada kenaikan karena recovery dan pemulihan di harga komoditas tambang dan perkebunan ditambah dengan harga ekspor gas membaik. Sementara untuk impor, diperkirakan belum ada kenaikan yang signifikan. Faktor tersebut membuat surplus di neraca perdagangan kembali berlanjut pada Agustus, kurang lebih sekitar US$ 150 juta. Perkiraan surplus Agustus 2016 menurun jika dibandingkan dengan surplus pada Juli yang mencapai US$598,3 juta.
Namun dari sisi ekternal, berkenaan dengan spekulasi tentang kenaikan Fed rate masih akan membebani bursa saham global pada hari ini. Saat ini The Fed diekspektasikan akan menaikkan Fed rate dari 0,5% menjadi 0,75% pada FOMC meeting Desember. Probabilitas kenaikan Fed rate itu pada FOMC meeting September 2016 sebesar 15%, pada FOMC November sebesar 22% dan 56% pada FOMC Desember. Meski pun probabilitas kenaikan Fed rate turun untuk FOMC meeting September dan November, tetapi probabilitas pada Desember stabil.
Faktor eksternal dan internal diatas diperkirakan masih akan membebani bursa saham Indonesia hari ini dan koreksi IHSG masih terbuka pada perdagangan saham hari. Terkecuali, jika surplus perdagangan Indonesia hasilnya di atas ekspektasi pasar, potensi IHSG akan bergerak mixed, dan terbuka menguat meski terbatas.
Perspektif tenikal
Support Level : 5120/5093/5058
Resistance Level : 5181/5216/5242
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Down to up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
WSKT: Trading Buy
• Close 2550, TP 2630
• Boleh buy di level 2530-2550
• Resistance di 2630 & support di 2430
• Waspadai jika tembus di 2430
• Batasi resiko di 2410
WTON: Trading Buy
• Close 880, TP 895
• Boleh buy di level 860-880
• Resistance di 895 & support di 850
• Waspadai jika tembus di 850
• Batasi resiko di 840
PTPP : Trading Buy
• Close 4160, TP 4300
• Boleh buy di level 4130-4160
• Resistance di 4300 & support di 4000
• Waspadai jika tembus di 4000
• Batasi resiko di 3980
AKRA: Trading Buy
• Close 6650, TP 6925
• Boleh buy di level 6600-6650
• Resistance di 6925 & support di 6275
• Waspadai jika tembus di 6275
• Batasi resiko di 6200
NIKL: Trading Buy
• Close 695, TP 730
• Boleh buy di level 685-695
• Resistance di 730 & support di 630
• Waspadai jika tembus di 630
• Batasi resiko di 620
ASRI: Trading Buy
• Close 462, TP 474
• Boleh buy di level 460-462
• Resistance di 474 & support di 444
• Waspadai jika tembus di 444
• Batasi resiko di 440
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
GGRM, ASRI, SSIA, SOCI, RALS, GJTL, LPCK, LPKR.
________________
AGENDA EMITEN & EKONOMI :
• 15 September
- BI : Neraca Perdagangan Indonesia Agustus 2016
- RUPS : IBFN, MAYA, VRNA
- PublicExpose : HERO? APIC-R StartTrading? APIC-W StartTrading
GLOBAL :
•Selandia Baru akan mempublikasikan data pertumbuhan kuartal kedua.
•Pasar keuangan di Shanghai ditutup untuk hari libur nasional.
•Australia akan mempublikasikan laporan pekerjaan bulanan.
•Swiss National Bank mengumumkan keputusan suku bunga.
•Bank of England akan mengumumkan keputusan kebijakan moneter dan mempublikasikan risalah pertemuan.
•AS akan menerbitkan serangkaian laporan ekonomi, termasuk data penjualan ritel, harga produsen, klaim pengangguran, produksi industri dan aktivitas manufaktur.
• 16 September- RUPS : PRAS- BTEK-R StartTrading
•19 September
- BI : Statistik Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2016- PublicExpose : BSWD (sumber : RTI, )
Daewoo Securities Indonesia Embun Pagi (Sept 15, 2016)
Research Team (research@dwsec-id.com)
Market Comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Kami berharap momentum harga lemah selama sesi perdagangan hari ini menjelang pertemuan kebijakan moneter BoE hari ini. Selanjutnya, penurunan minyak mentah setelah data menunjukkan bahwa persediaan produk olahan AS naik juga harus menjaga sentimen investor yang lemah. Investor asing paced up selling spree (net selling -IDR841milyar pada 14 Sep vs -IDR378milyar pada 13 Sep) mereka sebagai tanggapan atas keprihatinan yang meningkat. Semalam, VIX naik 1.6% dan S&P500 tergelincir 0.1%. #STOCK COMMENT: Kami telah memperkenalkan BIRD pada 8 September di market commentary kami menyoroti bahwa saham telah overly punished dan valuasi terlihat menarik. Kemarin, BIRD melonjak 18.2%, menunjukkan pemulihan yang besar. Terhadap bimbingan REALISTIS company untuk c.540bn dan market cap IDR7.96triliun, saham diperdagangkan pada 14.8x P/E (vs FY14 28.1x, FY15 21.6x), yang kami pikir masih menarik.
Market Indicator
JCI: 5,146.04 (-1.33%)
EIDO: 24.43 (-0.85%)
DJIA: 18,034.77 (-0.18%)
FTSE100: 6,673.31 (+0.12%)
USD/IDR: 13,205 (+0.28%)
10yr GB yield: 7.09% (+10bps)
Oil Price: 43.58 (-2.94%)
Foreign net purchase: -IDR841.0bn
Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BJTM, GJTL, LPKR, INTP, MNCN
TOP SELL: BBCA, WIKA, ASII, BMRI, MYRX
Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
TLKM, ASII, BBCA, BBNI, WIKA
Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com)
*IHSG: hari ini cenderung konsolidasi. Perkiraan trading range hari ini 5,108-5,217. Indikator MFI Optimized dan indicator W%R Optimized sudah berada sekitar support trendline dengan volume tembus rata-rata, sehingga diperkirakan selling climax sudah terjadi pada perdagangan kemarin.
*BMRI: buy on weakness, trading range hari ini 10,425-11,000. Indikator MFI dan indikator W%R Optimized sudah berada sekitar support trendline dengan volume masih di bawah rata-rata, sehingga diperkirakan selling climax sudah tercapai hari ini.
*JPFA: buy on weakness, trading range hari ini 1,370-1,545. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized masih cenderung turun mendekati support trendline dengan volume tembus rata-rata, sehingga diperkirakan selling climax sudah tercapai dan potensi koreksi sudah terbatas.
*PTPP: buy on weakness, trading range hari ini 4,000-4,340. Indikator MFI Optimized akan menguji support trenline dan indikator W%R Optimized cenderung naik dengan volume tembus rata-rata sehingga diperkirakan koreksi makin terbatas.
Daewoo Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (utfi.humaya@dwsec-id.com)
*Persediaan minyak mentah AS turun 600.000 barel pekan lalu: EIA
*Indeks harga impor AS turun 0,2% pada Agustus
*Pengangguran Inggris turun 39.000 ke 1,63 juta pada Juli
*ADRO -3,8%. Adaro perkirakan harga dan permintaan batubara membaik di 2017: CEO
*DOID -4,3%. Delta Dunia masih tunda operasikan 2 anak usahanya karena harga komoditas tambang yang masih lemah.
*UNVR -1,3%. Unilever kurangi penggunaan plastik hingga 123 ton per tahun.
*BMRI -0,7%. Mandiri incar pengusaha muda yang membutuhkan kredit untuk ekspansi bisnis.
*DMAS 0,0%. Puradelta proyeksikan penjualan lahan industri hingga 100 hektar tahun depan.
*KKGI 0,0%. Resource Alam Indonesia kantongi utang Rp31,77 miliar untuk pembangunan pembangkit listrik.
*BNII -2,2%. Maybank terbitkan NCD Rp 900 miliar di kuartal IV.
Daily write up
Surya Citra Media (SCMA IJ)-More balance by Christine Natasya (natasya@dwsec-id.com)
-Data audience share yang oleh Nielsen bulan Agustus 2016 menunjukkan bahwa Indosiar membukukan peningkatan audience share tertinggi secara MoM di prime time dan non-prime time. Audience share pada jam utama Indosiar tumbuh sebesar 4%p menjadi 12,4% (dari 8,4% di Juli 2016), sementara RCTI hanya tumbuh sebesar 2,4% p ke 29,4% (dari 27% di Juli 2016).
-Meskipun Indosiar membukukan audience share yang lebih tinggi, audience share SCTV untuk prime time turun 1,4%p ke 11,8% (dari 13,2% di Juli 2016). Meskipun demikian, kita berpikir bahwa penurunan pada audience share SCTV akan dioffset oleh keuntungan Indosiar (saat ini Indosiar memutar Stand Up Comedy Academy 2).
-Kami meng-upgrade SCMA menjadi BUY (dari trading buy) karena harga saham telah menurun secara signifikan (-8% MTD). Kami percaya beberapa hal yang tidak diinginkan seperti: harapan kenaikan suku bunga Fed AS, harapan pendapatan tax amnesty yang rendah dan tidak adanya katalis untuk 3Q16 (karena high base effect dan biaya Torabika dan Asean Games yang akan dibukukan di 3Q16) telah membuat harga saham SCMA tertekan.
Strategy note - Buckle Up! by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com) and Giovanni Dustin (giovanni@dwsec-id.com)
(Sep 14, 2016)
-Buckle up!: We expect to see short-term challenges: 1) potential rate hike by the Federal Reserve , 2) disappointing tax amnesty tax revenue run-rate , and 3) ECB’s disappointing policy decision to stand pat. Negative sentiments = good excuses for investors to lock in their profits. Foreign investors net sold IDR1.8tr over the past 4 sessions.
-Potential rate hike by the Fed: Many investors are becoming more concerned that the Fed may move in the upcoming September meeting (September 20-21). Escalating anxieties are likely to keep investors sidelined for the time being, in our view.
-Disappointing tax amnesty run-rate: The first phase of the tax amnesty program is scheduled to end this month. However, markets participants have raised concerns over the weak run-rate. It is worth noting, however, that the tax amnesty run-rate has picked up pace over the past few days (c. IDR120tr of declared-repatriated asset since Friday last week).
-Mario Draghi disappointed the market with no action: In its recent monetary policy meeting (Sep 8), the European Central Bank (ECB) disappointed the market by keeping its current stimulus program unchanged. We think investors are questioning the effectiveness of monetary policy transmission and concerned with the fact that ECB has run out of ammunition.
-We suggest tactical Underweight: We recommend investors to take a short-term conservative approach as we expect profit taking by foreign investors to continue for the time being, while vaulations are rich at c. 26x. The darling stocks/sectors during the recent rally are likely to feel most of the pain.
(See https://goo.gl/HcVa8O)
<Market Headlines>
Nirvana telah menyelesaikan akuisisi Supermall di Sukabumi (Investor Daily)
PT Nirvana Development Tbk (NIRO) melalui anak perusahaannya, yang bernama PT Nirvana Wastu Utama telah menyelesaikan akuisisi Supermall sebesar Rp135.3 miliar yang berlokasi di Sukabumi pada tanggal 8 September.
Puradelta akan menjual tanah sebesar Rp2 triliun (Investor Daily)
PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) akan menjual 100 hektar lahan kepada empat investor asing sebesar Rp2 triliun. Selanjutnya, sebagian besar investor sector berasal dari sektor non-otomotif.
Cikarang Listrindo mendapat tingkat kupon 4,95% (Investor Daily)
PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) melalui anak perusahaannya, yaitu Listrindo Capital B.V telah berhasil mengeluarkan obligasi global sebesar USD500 juta. Tingkat kupon obligasi global adalah 4,95% p.a. Penerbitan obligasi tersebut untuk membiayai kembali utang bunga lainnya, yang memiliki tingkat bunga yang lebih tinggi dibandingkan obligasi global yang baru.
Sampai Agustus, penjualan mobil merangkak naik 3% (Kontan)
Kenaikan penjualan Toyota, Honda dan Daihatsu memompa penjualan mobil secara nasional.
Chandra Asri ingin jadi raja Polietilena (Kontan)
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk berencana membangun pabrik polietilena baru berkapasitas 400,000 ton per tahun di Cilegon.
August car sales increases by 6.3% YoY (Bisnis Indonesia)
August domestic car sales reached 96,294 unit , or an increase of 6.3% vs. August 2015.
(Bisnis Indonesia)
Ekspansi kredit: menanti penurunan GWM
Produksi polyethylene: TPIA tambah kapasitas
Wacana kenaikan modal broker: OJK masih mempelajari
Industri dana pensiun: gelombang pembubaran berlanjut
Dampak relaksasi LTV: kredit kendaraan mulai tumbuh
Harga mulai pulih: produksi batubara mulai menghangat
(Kompas)
Bunga pinjaman bisa turun: Kredit untuk menggerakkan sektor riil
Paket kebijakan: Penyederhanaan izin perumahan berdampak positif
Perdagangan: Transaksi ekspor daring diminati
Belanja infrastruktur USD264milyar: Peran investasi swasta bisa didorong melalui pasar modal
Investor asing lepas saham: IHSG melemah ke posisi 5,146
for oppening account chat me on whatsapp 085870110548
disclaimer on
Belum ada tanggapan untuk "KUMPULAN REKOMENDASI SAHAM KAMIS 15 SEPT.2016"
Post a Comment