Daewoo Securities Indonesia Embun Pagi (Sept 22, 2016)
Research Team (research@dwsec-id.com)
Market Comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Seperti yang telah diduga, Federal Reserve meninggalkan suku bunga tidak berubah, bagaimanapun, menambahkan bahwa "sebagian besar peserta mengharapkan bahwa salah satu kenaikan tingkat dana Fed akan sesuai tahun ini." Tidak ada tingkat kenaikan oleh Fed ditambah dengan sinyal pelonggaran moneter oleh BoJ seharusnya mengangkat ketidakpastian short-term dan menyebabkan rally.
Market Indicator
JCI: 5,342.59 (+0.75%)
EIDO: 26.44 (+3.08%)
DJIA: 18,293.70 (+0.90%)
FTSE100: 6,834.77 (+0.06%)
USD/IDR: 13,137 (-0.06%)
10yr GB yield: 6.96% (-2bps)
Oil Price: 45.34 (+2.93%)
Foreign net purchase: IDR551.4bn
Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: ASII, BNGA, PWON, SMRA, BBNI
TOP SELL: TLKM, BBCA, BBRI, BMRI, SMGR
Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
TLKM, BBRI, ASII, BBCA, MYRX
Technical Insight by Tasrul (tasrul@dwsec-id.com)
*IHSG: hari ini cenderung naik . Perkiraan trading range hari ini 5,325-5,379. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized saat ini masih cenderung naik mendekati resistance line dengan volume tembus rata-rata, sehingga diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat.
*ASII: sell on strength, trading range hari ini 8,225-8,725. Indikator MFI dan indikator W%R Optimized masih cenderung naik mendekati resistance line dengan tembus rata-rata, sehingga diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat namun sudah terbatas.
*INDF: sell on strength, trading range hari ini 8,350-8,700. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized masih cenderung naik lebih lanjut namun sudah mendekati resistance line dengan volume tembus rata-rata, sehingga sehingga diperkirakan potensi kenaikan mulai terbatas.
*KAEF: trading buy, trading range hari ini 2,210-2,510. Indikator MFI Optimized dan indikator W%R Optimized masih cenderung naik dengan volume tembus rata-rata sehingga diperkirakan potensi kenaikan masih terlihat.
Daewoo Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (utfi.humaya@dwsec-id.com)
*Persediaan minyak mentah AS turun 6,2 juta barel pekan lalu: EIA
*Kuroda BOJ mengatakan kontrol yield obligasi kini menjadi pilar utama rencana pelonggaran
*Kuroda BOJ mengatakan tidak akan ragu-ragu untuk melakukan penyesuaian kebijakan demi mencapai target inflasi 2%
*ASII +3%. Astra bagi dividen interim Rp 55 per saham pada 21 Oktober 2016.
*ISAT +1,4%. Ooredoo bantah akan jual saham Indosat terkait informasi yang beredar tentang penjualan saham Indosat.
*SMBR +2%. Penjualan Semen Baturaja naik 4% yoy ke 962.461 ton pada periode Januari-Agustus 2016.
*ACST 0,0%. Acset Indonusa bagi dividen interim sebesar 11 per saham pada 14 Oktober.
*CMNP +2%. Citra Marga berencana menerbitkan sekitar 30% saham baru dengan target Rp 1,5 triliun tahun ini.
*SSIA +0,9%. Surya Internusa tambah hotel baru di Lampung berkapasitas 108 kamar. *PJAA +0,8%. Jaya Ancol terbitkan obligasi Rp 300 miliar.
Daily write up
Matahari Putra Prima (MPPA): Turning profit soon by Christine Natasya (natasya@dwsec-id.com)
-Kami percaya tingginya biaya persediaan adalah salah satu masalah bagi MPPA tahun lalu mengingat bahwa 1) selama renovasi beberapa toko Hypermart mereka, penyusutan persediaan lebih tinggi karena penghapusan beberapa barang yang rusak, 2) tahun lalu MPPA berencana untuk membuka 13-15 gerai baru, namun ternyata bahwa pengembang hanya bisa mengantarkan 7-8 gerai baru yang telah mempengaruhi biaya dari pra-persediaan.
-Namun demikian, kami pikir bottom line MPPA akan menjadi untung di 3Q16 karena: metode yang lebih baik dalam mencatat persediaan (MPPA telah konversi metode akuntansi ritel mereka menjadi metode akuntansi biaya). Kami pikir metode baru telah mampu mengenali (SKU/ setiap jenis barang) yang tidak menguntungkan.
-Kami mengharapkan MPPA untuk menghasilkan keuntungan di 3Q16, karena daya beli yang lebih baik dan manajemen persediaan yang lebih baik
<Market Headlines>
Produk baru ROTI bisa kembangkan kinerja (Kontan)
ROTI akan memproduksi 12 klasifikasi produk baru di semester kedua tahun ini dan 12 hingga 20 stock keeping units (SKU) di tahun depan.
Ramayana mulai menuai hasil Spar (Kontan)
RALS berencana menambah sekitar 10 gerai Spar supermarket sepanjang tahun ini. Per Juli 2016, jumlah gerai Spar supermarket yang sudah beroperasi ada sebanyak 17 gerai.
Japfa & Cargill akan membentuk perusahaan patungan (Bisnis Indonesia)
Japfa Ltd dan PT Cargill Food Investment (Cargill Indonesia) akan membentuk perusahaan patungan untuk memperkuat bisnis makanan, yang bernama PT Cahaya Gunung Foods (JVCO). Perusahaan patungan ini memproduksi makanan cepat saji. Nilai investasi perusahaan patungan ini sebesar USD6 juta.
SSIA akan menambah satu hotel baru (Bisnis Indonesia)
PT Surya Semesta Indonesia Tbk (SSIA) melalui anak perusahaannya akan membuka satu hotel baru, yaitu Batiga Hotel yang terletak di Lampung. Hotel baru ini memiliki 108 kamar.
TOWR memotong rasio utangnya menjadi 1.8x (Bisnis Indonesia)
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menargetkan utang bersih terhadap EBITDA akan mencapai 1,8 x melalui percepatan pembayaran utang untuk tahun ini.
(Bisnis Indonesia)
Aturan investasi repatriasi: Semakin longgar
Ekspansi ritel: Pebisnis keluhkan 3 aturan, pemerintah bergeming
Kebijakan moneter: Saatnya pangkas suku bunga acuan
Aliran dana repatriasi: Dana IDR31triliun siap banjiri perbankan
Tips trading buat hari ini, Kamis, tanggal 22 September 2016 :
1.Kemarin IHSG sesi ke-2 mampu naik dari zona merah masuk ke zona hijau dan ditutup +0.76%, sehingga IHSG ditutup mendekati level 5350.
2.Kenaikan IHSG didukung oleh berbagai sektor dengan dipimpin oleh sektor Aneka Industri, Property dan Infrastruktur, sedangkan sektor yang berada di zona merah adalah sektor Industri dasar dan Agri.
3.Asing melakukan net sell relatif besar yaitu 826 Milyards (Hampir 1 Trilyun), dengan melakukan penjualan atas saham TLKM, BBCA, BBRI, BMRI, SMGR, WIKA, WSBP, sedangkan asing net buy pada saham ASII, BNGA dan PWON.
4.Subuh ini Dow ditutup naik 0.90% dan EIDO naik +3.08%, hal ini dikarenakan The Fed tidak menaikan suku bunganya.
5.So jika asing tidak melakukan agresif net buy yang besar, maka diharapkan IHSG hari ini mampu mencapai level 5400 kembali, atau minimal menutup gap dilevel 5364-5381.Saham pilihan hari ini cukup banyak, silahkan m dipilih sesuai dengan saham-sahamnya masing-masing.
Happy trding and always dicipline
Credit thx to angguntrader
________________
Kamis, 22 September 2016
Valbury Asia Securities
VIEW MARKET
Prediksi IHSG;
Hasil dari rapat Federal Reserve AS pada Rabu akhirnya memutuskan untuk mempertahankan tingkat suku bunga the Fed tidak berubah, namun memberikan isyarat yang lebih jelas mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun ini. The Fed dalam FOMC meeting kemarin memutuskan untuk mempertahankan Fed rate di level 0%-0,25%. Komite kebijakan The Fed mengatakan jika potensi untuk menaikkan suku bunga telah semakin menguat meskipun mereka masih ingin melihat bukti lebih lanjut dari perkembangan ekonomi. Komite kebijakan The Fed juga mengatakan jika risiko yang dihadapi perekonomian sejauh ini masih terkendali.
Sedangkan sentimen dari dalam negeri, terkait dengan program amnesty pajak yang tengah di upayakan oleh pemerintah agar sesuai dengan apa yang di targetkan sebelumnya. Dalam hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merespons masukan dari publik yang meminta agar Presiden Joko Widodo memperpanjang masa amnesti pajak.
Sementara ini perkembangan dari statistik amnesty pajak, total harta yang dilaporkan dalam program pengampunan pajak atau tax amnesty telah menyentuh Rp 1.133,77 triliun hingga hari kemarin, Rabu, 21 September 2016. Jumlah harta dilaporkan oleh 100.227 wajib pajak yang telah melaporkan surat pernyataan harta (SPH). Deklarasi dalam negeri mencapai Rp 777 triliun dan deklarasi luar negeri telah mencapai Rp 298 triliun. Sementara itu, repatriasi telah mencapai Rp 58,7 triliun. Adapun jumlah uang tebusan yang berasal dari wajib pajak yang telah menyerahkan SPH tersebut mencapai Rp 27,16 triliun.
Sentimen positif pasar dari keputusan the Fed, dan program pemerintah berkenaan dengan amnesty pajak, dapat kembali membawa IHSG melaju ke zona hijau pada hari ini
Perspektif tenikal
Support Level : 5296/5249/5223
Resistance Level : 5369/5395/5441
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up
TRADING IDEAS : These recommendations based on technical and only intended for one day trading
Perspektif tenikal :
INDF: Trading Buy
• Close 8600, TP 8725
• Boleh buy di level 8550-8600
• Resistance di 8725 & support di 8375
• Waspadai jika tembus di 8375
• Batasi resiko di 8300
UNVR: Trading Buy
• Close 44975, TP 45175
• Boleh buy di level 44850-44975
• Resistance di 45175 & support di 44550
• Waspadai jika tembus di 44550
• Batasi resiko di 44450
ADHI : Trading Buy
• Close 2470, TP 2490
• Boleh buy di level 2460-2470
• Resistance di 2490 & support di 2440
• Waspadai jika tembus di 2440
• Batasi resiko di 2420
JSMR: Trading Buy
• Close 4860, TP 4930
• Boleh buy di level 4840-4860
• Resistance di 4930 & support di 4730
• Waspadai jika tembus di 4730
• Batasi resiko di 4710
KAEF: Trading Buy
• Close 2310, TP 2410
• Boleh buy di level 2290-2310
• Resistance di 2410 & support di 2120
• Waspadai jika tembus di 2120
• Batasi resiko di 2100
SMRA: Trading Buy
• Close 1720, TP 1790
• Boleh buy di level 1700-1720
• Resistance di 1790 & support di 1655
• Waspadai jika tembus di 1655
• Batasi resiko di 1645
Ket. TP : Target Price
WATCHING ON SCREEN;
BBTN, ASRI, AKRA, TOTL.
________________
Indo Premier on XL Axiata (EXCL) 9/21/2016
Uphill transformation
- XL Axiata mencatatkan kinerja yang lemah pada 2Q16 terlepas dari peningkatan pada EBITDA margin. Pertumbuhan revenue melemah -6.7% qoq dikarenakan musim Ramadhan
- Bottomline didorong oleh perolehan dari penjualan menara sejumlah Rp484 miliar dan forex gains sejumlah Rp411 miliar. Untuk memperkuat neraca keuangannya, XL mendivestasi 2,500 menaranya senilai Rp3,6 triliun dan juga menerbitkan saham baru senilai Rp6,7 triliun
- Valuasi: HOLD dengan TP Rp2,760
_______________
Samuel Sekuritas Sector Update – Property 9/21/2016
Awaits the loss of uncertainties
- Suplai apartment hingga tahun 2019 Samuel perkirakan masih akan mampu terserap, terutama untuk segmen menengah dan menengah bawah di wilayah outer CBD dan non-prime area lainnya
- Segmen property industrial land Samuel lihat masih akan cenderung stagnan di tengah penantian perbaikan makro yang akan mendorong permintaan lahan industrial. HKI telah menurunkan target total penjualan lahan dari 700ha menjadi 400ha. Pertumbuhan penjualan 17.35ha (4Q15), 19.39ha (1Q16) dan menjadi 29.03ha (2Q16), secara kumulatif hanya mencapai 12.1% dari target atau 6.9% dari target sebelum revisi
- Valuasi Sektor: NEUTRAL
(Disclaimer ON)
Belum ada tanggapan untuk "KUMPULAN REKOMENDASI KAMIS 22 SEPT. 2016"
Post a Comment